Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN virtual yang direncanakan antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan diadakan segera pekan depan. Hal itu disampaikan oleh seseorang yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.
Namun, Juru Bicara Gedung Putih dan Kedutaan Besar Tiongkok di Washington menolak untuk mengonfirmasi apakah pertemuan itu akan berlangsung pada pekan depan.
Pertukaran diplomatik AS yang agresif dengan Tiongkok di awal pemerintahan Biden membuat para sekutu bingung.
Para pejabat AS percaya terlibat langsung dengan Xi adalah cara terbaik untuk mencegah hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia itu menuju konflik.
Kedua belah pihak mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan pada prinsipnya untuk mengadakan pertemuan secara virtual antara Biden dan Xi sebelum akhir tahun setelah pembicaraan di Kota Zurich, Swiss, bulan lalu antara Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan dan Diplomat Tiongkok Yang Jiechi.
Sumber mengatakan bulan lalu bahwa, mengingat pembatasan covid-19 di Tiongkok dan keengganan Xi untuk bepergian, Washington bermaksud untuk melakukan panggilan konferensi video pada November.
Saat ditanya pada briefing pada Senin tentang waktu pertemuan virtual, Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean Pierre menegaskan kembali bahwa pada prinsipnya ada kesepakatan bagi Biden dan Xi untuk mengadakan pembicaraan sebelum akhir tahun.
Dia mengatakan pembahasan tentang pertemuan tersebut sedang dilakukan untuk mengonfirmasi rincian, tetapi dia menolak untuk menjelaskannya secara spesifik.
Para ahli percaya kedua belah pihak dapat bekerja menuju kesepakatan untuk melonggarkan pembatasan visa untuk jurnalis masing-masing dan juga mengatakan kesepakatan untuk membuka kembali konsulat di Chengdu dan Houston yang ditutup dalam perselisihan diplomatik pada tahun 2020 dapat membantu memperbaiki suasana yang ada.
Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengatakan pekan lalu bahwa pertemuan yang direncanakan adalah bagian dari upaya AS untuk secara bertanggung jawab mengelola persaingan dengan Tiongkok dan bukan tentang mencari hasil tertentu. (Malay Mail/Nur/OL-09)
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved