Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Tiongkok Bantah Tuduhan AS Soal Uji Coba Nuklir: Itu Manipulasi Politik

Haufan Hasyim Salengke
18/2/2026 13:40
Tiongkok Bantah Tuduhan AS Soal Uji Coba Nuklir: Itu Manipulasi Politik
Rudal balistik DF-31BJ berkemampuan nuklir ditampilkan selama parade militer di Beijing, Tiongkok, pada 3 September 2025. Tiongkok sedang melakukan perluasan besar-besaran persenjataan nuklirnya.(Kevin Frayer/Getty Images AsiaPac )

KEDUTAAN Besar Tiongkok di Washington membantah keras tudingan Amerika Serikat (AS) yang menyebut Beijing telah melakukan uji coba ledakan nuklir dalam beberapa tahun terakhir. Pihak 'Negeri Panda' menilai tuduhan tersebut sebagai upaya manipulasi politik untuk membenarkan hegemoni nuklir Washington.

Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok, Liu Pengyu, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan hanya bertujuan untuk merusak citra kebijakan nuklir negaranya. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas komentar Asisten Sekretaris Negara AS untuk Pengendalian Senjata dan Non-proliferasi, Christopher Ee.

"Amerika Serikat telah mendistorsi dan mencoreng kebijakan nuklir Tiongkok," ujar Liu kepada kantor berita TASS, Rabu (18/2). Menurutnya, langkah AS ini merupakan taktik untuk menghindari tanggung jawab pelucutan senjata nuklirnya sendiri.

Liu menegaskan bahwa Tiongkok menentang keras narasi yang dibangun oleh pemerintah AS. Ia menyebut tuduhan mengenai uji coba ledakan nuklir tersebut sepenuhnya tidak memiliki dasar bukti yang kuat.

Ketegangan mengenai isu nuklir ini menambah deretan panjang gesekan diplomatik antara kedua negara berkekuatan besar tersebut. Di saat dunia internasional menuntut transparansi militer, Beijing justru melihat Washington sedang mencari celah untuk terus mendominasi persenjataan nuklir global sambil menyudutkan negara lain. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya