Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Iran menegaskan bahwa setiap bentuk serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap wilayahnya akan dianggap sebagai tindakan agresi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam konferensi pers mingguan di Teheran, Senin (23/2) waktu setempat. Baghaei menekankan bahwa angkatan bersenjata Iran saat ini berada dalam posisi siaga penuh selama 24 jam untuk menjaga kedaulatan negara.
"Setiap serangan oleh Amerika Serikat terhadap Iran, tanpa memandang ruang lingkup dan skalanya, akan dianggap sebagai tindakan agresi dan akan diikuti oleh konsekuensi serius," ujar Baghaei sebagaimana dikutip dari kantor berita resmi IRNA.
Peringatan keras ini muncul di tengah berlangsungnya kembali negosiasi nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington. Meski tensi militer meningkat seiring dengan penambahan kekuatan pasukan AS di kawasan Asia Barat, Iran menyatakan tetap berkomitmen pada jalur diplomasi.
Baghaei menjelaskan bahwa angkatan bersenjata Iran terus memantau perkembangan situasi dengan saksama sembari proses negosiasi berjalan. Ia pun berharap putaran pembicaraan baru yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swis, pada Kamis mendatang dapat membuahkan hasil.
Terkait teknis perundingan, Iran menyatakan keberatannya terhadap pola negosiasi yang berjeda terlalu lama. Teheran lebih memilih pembicaraan yang intensif dan berkelanjutan selama beberapa hari atau minggu sekaligus, daripada pertemuan singkat dengan interval sepuluh hari atau dua minggu.
"Kami tidak mendapatkan keuntungan apa pun dari proses negosiasi yang berlarut-larut," tegas Baghaei.
Sebelumnya, delegasi dari kedua negara telah bertemu dalam dua putaran perundingan tidak langsung di Muscat, Oman, dan Jenewa awal bulan ini. Upaya diplomasi ini menjadi krusial untuk meredam potensi konflik terbuka di kawasan yang kian memanas. (Xinhua/B-3)
Amerika Serikat dan Iran kembali berunding di Jenewa dengan mediasi Oman di tengah pengerahan militer besar-besaran AS. Presiden Donald Trump membuka peluang diplomasi.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan harapan adanya deeskalasi menjelang putaran perundingan nuklir lanjutan antara Amerika Serikat - Iran di Jenewa, Swis.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
CITRA satelit mengungkap keberadaan kapal induk AS USS Abraham Lincoln di Laut Arab, 700 kilometer dari Iran,menjelang putaran baru perundingan nuklir antara Iran dan AS
Presiden Donald Trump menyatakan masih ada target strategis Iran yang belum diserang. Ia mengklaim militer AS mampu menghancurkannya hanya dalam satu hari.
Presiden Donald Trump menyatakan perang melawan Iran berjalan melampaui jadwal. Trump mengklaim militer Iran lumpuh dan perang segera berakhir.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved