Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN menuntut jaminan Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan pernah lagi menarik diri dari perjanjian nuklir pada 2015. Republik Islam itu memperingatkan Teheran tidak akan menerima pengembalian sebagian dari kesepakatan itu.
"Washington harus menjamin bahwa tidak ada pemerintah Amerika lain yang dapat mencemooh dunia atau hukum internasional dan yang telah dilakukan tidak akan pernah terulang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Said Khatibzadeh pada konferensi pers merujuk pada penarikan AS pada 2018.
Pembicaraan untuk memulihkan kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia akan dilanjutkan di Wina pada 29 November, setelah ditangguhkan sejak Juni. Khabtizadeh mengatakan Washington harus secara definitif mencabut sanksi yang tidak adil dan ilegal yang telah mereka berikan setelah penarikan mereka dari perjanjian nuklir.
Baca juga: Vietnam Gandeng Iran Bicarakan Kapal Tanker Minyak yang Disita
Juru bicara itu menekankan bahwa kemajuan dalam negosiasi bergantung pada pencabutan sanksi AS. AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan di bawah presiden Donald Trump dan menerapkan kembali sanksi keras terhadap Iran, termasuk larangan sepihak pada ekspor minyaknya.
Sebagai tanggapan, Iran mulai pada 2019 berjalan kembali pada pembatasan ketat pada kegiatan nuklirnya di bawah kesepakatan. Kecuali sanksi dicabut, Iran tidak akan membalikkan langkah-langkah tersebut, kata Khabtizadeh.
Presiden Joe Biden mengambil alih Gedung Putih pada Januari berharap untuk kembali ke kesepakatan 2015.
Tidak ada pengembalian sebagian dari kesepakatan itu, juru bicara Kemenlu Iran itu memperingatkan. "Entah kita setuju dalam segala hal atau tidak sama sekali," katanya.
Dia mengumumkan Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri akan menjabat sebagai kepala negosiator Iran. Ia akan mengunjungi London, Paris, Berlin, dan kemungkinan Madrid pada minggu ini.
Baca juga: Polisi Irak Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Pro-Iran
Pada Sabtu, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian meminta Barat untuk realistis dan menahan diri dari tuntutan berlebihan kepada Iran. Itu disampaikan selama telepon dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov. (AFP/OL-14)
Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif impor era Presiden Donald Trump langsung mengguncang lanskap perdagangan global.
batalnya kebijakan tarif dagang Presiden AS Donald Trump kabar positif bagi Indonesia. Sebelumnya Mahkamah Agung AS memnbatalkan tarif dagang Trump
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif impor baru sebesar 10 persen untuk semua negara setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat membatalkan tarif dagang AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
MAHKAMAH Agung Amerika Serikat lewat putusannya membatalkan sejumlah kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Trump menyebut ada kemungkinan pengaruh asing
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut putusan Mahkamah Agung yang membatalkan kebijakan tarif globalnya sebagai langkah yang sangat mengecewakan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved