Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN menuntut jaminan Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan pernah lagi menarik diri dari perjanjian nuklir pada 2015. Republik Islam itu memperingatkan Teheran tidak akan menerima pengembalian sebagian dari kesepakatan itu.
"Washington harus menjamin bahwa tidak ada pemerintah Amerika lain yang dapat mencemooh dunia atau hukum internasional dan yang telah dilakukan tidak akan pernah terulang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Said Khatibzadeh pada konferensi pers merujuk pada penarikan AS pada 2018.
Pembicaraan untuk memulihkan kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia akan dilanjutkan di Wina pada 29 November, setelah ditangguhkan sejak Juni. Khabtizadeh mengatakan Washington harus secara definitif mencabut sanksi yang tidak adil dan ilegal yang telah mereka berikan setelah penarikan mereka dari perjanjian nuklir.
Baca juga: Vietnam Gandeng Iran Bicarakan Kapal Tanker Minyak yang Disita
Juru bicara itu menekankan bahwa kemajuan dalam negosiasi bergantung pada pencabutan sanksi AS. AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan di bawah presiden Donald Trump dan menerapkan kembali sanksi keras terhadap Iran, termasuk larangan sepihak pada ekspor minyaknya.
Sebagai tanggapan, Iran mulai pada 2019 berjalan kembali pada pembatasan ketat pada kegiatan nuklirnya di bawah kesepakatan. Kecuali sanksi dicabut, Iran tidak akan membalikkan langkah-langkah tersebut, kata Khabtizadeh.
Presiden Joe Biden mengambil alih Gedung Putih pada Januari berharap untuk kembali ke kesepakatan 2015.
Tidak ada pengembalian sebagian dari kesepakatan itu, juru bicara Kemenlu Iran itu memperingatkan. "Entah kita setuju dalam segala hal atau tidak sama sekali," katanya.
Dia mengumumkan Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri akan menjabat sebagai kepala negosiator Iran. Ia akan mengunjungi London, Paris, Berlin, dan kemungkinan Madrid pada minggu ini.
Baca juga: Polisi Irak Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Pro-Iran
Pada Sabtu, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian meminta Barat untuk realistis dan menahan diri dari tuntutan berlebihan kepada Iran. Itu disampaikan selama telepon dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov. (AFP/OL-14)
PRESIDEN Prabowo Subianto berharap setelah Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace), perdamaian akan tercapai. Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza
AS tidak lagi melihat PBB sebagai pilar stabilitas global, melainkan sebagai beban yang menghalangi dominasi unilateral Washington.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan Indonesia tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved