Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) telah melakukan uji coba rudal balistik baru dari kapal selam, media pemerintah melaporkan pada Rabu (20/10).
Pernyataan dari media pemerintah itu muncul sehari setelah militer Korea Selatan melaporkan bahwa mereka yakin Korea Utara telah menembakkan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM) di lepas pantai timurnya.
Gedung Putih mendesak Korea Utara untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut, dengan juru bicara Jen Psaki mengatakan pada Selasa bahwa Amerika Serikat (AS) tetap terbuka untuk terlibat secara diplomatik dengan Korea Utara mengenai program senjatanya.
Pyongyang sejauh ini telah menolak tawaran itu, menuduh AS dan Korea Selatan membicarakan diplomasi sambil meningkatkan ketegangan dengan kegiatan militer mereka sendiri.
“SLBM tipe baru itu diluncurkan dari kapal selam yang sama yang terlibat dalam uji coba SLBM lama pada tahun 2016,” kata kantor berita negara Korea Utara KCNA.
Korea Utara memiliki armada besar kapal selam tua, tetapi belum mengerahkan kapal selam rudal balistik operasional di luar kapal eksperimental kelas Gorae yang digunakan dalam pengujian.
Analis mencatat bahwa foto-foto yang dirilis oleh KCNA tampaknya menunjukkan rudal yang lebih tipis dan lebih kecil dari desain SLBM Korea Utara sebelumnya.
Kemungkinan model rudal yang sebelumnya tidak terlihat yang pertama kali dipamerkan di pameran pertahanan di Pyongyang pekan lalu.
SLBM yang lebih kecil dapat berarti lebih banyak rudal yang disimpan di satu kapal selam, meskipun dengan jangkauan yang lebih pendek, berpotensi menempatkan Korea Utara lebih dekat untuk menerjunkan kapal selam rudal balistik operasional (SSB).
“Meskipun desain SLBM Korea Utara yang lebih kecil dapat memungkinkan lebih banyak rudal per kapal, itu juga dapat memungkinkan desain SSB yang lebih kecil dan tidak terlalu menantang, termasuk integrasi/konversi yang lebih mudah pada kapal selam yang sudah ada sebelumnya,” kata seorang peneliti pertahanan di International Institute for Strategic Studi, Joseph Dempsey di Twitter.
Namun, perkembangan itu diperkirakan hanya berdampak terbatas pada persenjataan Pyongyang sampai membuat lebih banyak kemajuan pada kapal selam yang lebih besar yang telah terlihat dalam pembangunan.
“Itu hanya berarti mereka mencoba mendiversifikasi opsi peluncuran kapal selam mereka,” kata Dave Schmerler, rekan peneliti senior dari James Martin Center for Nonproliferation Studies di California.
“Ini adalah perkembangan yang menarik tetapi dengan hanya satu kapal selam di dalam air yang dapat meluncurkan satu atau dua dari ini, itu tidak banyak berubah,” imbuhnya.
“SLBM tipe baru ini menampilkan teknologi panduan kontrol canggih termasuk mobilitas sayap dan mobilitas lompat luncur,” kata KCNA.
“(SLBM) akan sangat berkontribusi untuk menempatkan teknologi pertahanan negara pada tingkat tinggi dan untuk meningkatkan kemampuan operasional bawah laut angkatan laut kita,” tambahnya.
Schmerler mengatakan tidak jelas apa yang dimaksud KCNA dengan mobilitas sayap, tetapi lompatan meluncur itu adalah cara untuk mengubah lintasan rudal agar lebih sulit dilacak dan dicegat.
Korea Utara telah melakukan sejumlah tes dalam beberapa tahun terakhir dengan rudal balistik jarak pendek yang menurut para analis dirancang untuk menghindari sistem pertahanan rudal di Korea Selatan.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tidak menghadiri tes hari Selasa (19/10).
Rudal itu diluncurkan dari laut di sekitar Sinpo, tempat Korea Utara menyimpan kapal selam serta peralatan untuk uji tembak SLBM, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa.
Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat tertutup tentang Korea Utara pada hari Rabu, kata para diplomat setelah laporan KCNA tentang uji coba rudal tersebut.
Sesi yang akan diadakan pada sore hari ini diminta oleh Inggris dan AS, kata sumber tersebut. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PERLOMBAAN senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan kian mendalam ke bawah laut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi pabrik kapal selam nuklir, Kamis (25/12).
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved