Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOALISI pimpinan Arab Saudi di Yaman, Senin (18/10), mengatakan telah membunuh 150 pemberontak Huthi di dekat kota strategis Marib. Ini meningkatkan jumlah korban tewas pemberontak menjadi lebih dari 1.100 dalam seminggu.
"Serangan udara itu menghancurkan 13 kendaraan militer dan membunuh 150 elemen teroris di Abdiya dalam 24 jam terakhir," kata koalisi dalam suatu pernyataan yang disiarkan oleh badan resmi SPA. Huthi yang didukung Iran jarang mengomentari kerugian dan jumlah korban tidak dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin, pemimpin pemberontak Abdelmalek al-Huthi menyerukan pertempuran lanjutan, ketika puluhan ribu pendukung berbaris di kota-kota yang dikuasai oleh pemberontak.
Itu terjadi sehari setelah Huthi mengumumkan di Twitter bahwa mereka telah maju di beberapa front di sekitar Marib, termasuk Abdiya. Koalisi mengatakan sedang menggempur para pemberontak di tempat tersebut.
Huthi memulai dorongan besar untuk merebut Marib, benteng terakhir pemerintah yang diakui secara internasional di Yaman utara yang kaya minyak, pada Februari, dan telah memperbarui serangan mereka sejak September setelah jeda.
Perang saudara Yaman dimulai pada 2014 ketika Huthi merebut ibu kota Sanaa, 120 kilometer barat Marib. Ini mendorong pasukan pimpinan Saudi untuk campur tangan untuk menopang pemerintah pada tahun berikutnya.
Puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Ini disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Baca juga: AS Diskusi tentang Perang Yaman dengan Pangeran Mahkota Saudi
PBB pekan lalu menyerukan penghentian pertempuran di Abdiya. Dikatakan pergerakan bantuan kepada puluhan ribu orang telah sangat dibatasi. (AFP/OL-14)
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved