Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PBB mengatakan Taliban akan mengumumkan kerangka kerja yang memungkinkan anak perempuan untuk bersekolah di Afghanistan segera. Itu disampaikan setelah empat minggu, anak laki-laki Afghanistan telah diizinkan mengenyam pendidikan menengah, tetapi tidak untuk anak perempuan.
"Menteri pendidikan de facto mengatakan kepada kami bahwa mereka sedang mengerjakan kerangka kerja, yang akan mereka umumkan segera, yang akan memungkinkan semua anak perempuan pergi ke sekolah menengah, dan kami berharap itu segera terjadi," kata Wakil Direktur Eksekutif UNICEF Omar Abdi di PBB di New York, pada Jumat (16/10).
Selama berminggu-minggu sekarang, Taliban mengatakan akan mengizinkan anak perempuan kembali ke sekolah sesegera mungkin.
Kelompok yang terkenal karena pemerintahannya yang brutal dan menindas dari tahun 1996 hingga 2001 itu telah menghadapi kemarahan masyarakat internasional setelah secara efektif mengeluarkan perempuan dan anak perempuan dari sekolah dan bekerja di seluruh negeri.
Baca juga: Ledakan Bom Tewaskan Komandan Polisi Taliban
Taliban mengizinkan anak perempuan untuk bersekolah di sekolah dasar sejak awal, tetapi telah menyatakan baik anak perempuan maupun guru perempuan mereka belum dapat kembali ke sekolah menengah.
Para pejabat Taliban mengatakan hal itu dapat terjadi hanya setelah keamanan anak perempuan dan pemisahan gender yang ketat dapat dipastikan di bawah interpretasi terbatas kelompok tersebut terhadap hukum syariah.
"Jutaan anak perempuan usia sekolah menengah kehilangan pendidikan selama 27 hari berturut-turut," kata Abdi.
Dia mengatakan PBB telah mendesak otoritas Taliban yang sekarang memerintah Afghanistan untuk tidak menunggu dalam mendidik anak perempuan.
Abdi mengatakan dia telah mengunjungi Afghanistan seminggu sebelumnya dan bertemu dengan otoritas Taliban.
"Dalam semua pertemuan saya, pendidikan anak perempuan adalah isu pertama yang saya angkat," ucapnya.
Dia mengatakan dia telah menerima "penegasan" dari komitmen Taliban untuk mengizinkan semua gadis bersekolah. Sedangkan untuk sekolah menengah, dia mengatakan mereka hanya diizinkan di lima provinsi, tetapi menambahkan bahwa PBB mendorong agar hak itu diterapkan di seluruh negeri. (AFP/OL-5)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Usia 58 tahun menjadi bukti perjalanan panjang dedikasi dan komitmen Labschool dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
Gavin menjadi siswa pertama dari Indonesia yang berhasil meraih predikat Top In World di ujian Cambridge IGCSE.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved