Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN memperingatkan Israel dalam surat kepada Kepala Dewan Keamanan PBB, Kamis (14/10), terhadap setiap serangan terhadap fasilitas nuklirnya. Ini dinyatakan Iran setelah musuh bebuyutannya itu menyatakan haknya untuk menggunakan kekuatan.
"Kami memperingatkan rezim Zionis terhadap kesalahan perhitungan atau langkah militer berisiko yang menargetkan Iran dan program nuklirnya," tulis duta besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi dalam surat yang diterbitkan oleh kantor berita Tasnim.
Dia menuduh Israel mengambil ancaman provokatif dan petualang ke tingkat yang mengkhawatirkan. "Ancaman sistematis dan eksplisit oleh rezim Zionis membuktikan bahwa ia bertanggung jawab atas serangan teroris terhadap program nuklir damai (Iran) di masa lalu".
Berbicara bersama Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Rabu, Menteri Luar Negeri Yair Lapid mengatakan bahwa Israel berhak menggunakan kekuatan untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Dia menambahkan bahwa sebagai putra korban Holocaust, dia dan Blinken tahu ada saat-saat ketika negara harus menggunakan kekuatan untuk melindungi dunia dari kejahatan.
Blinken mengatakan, "Kami terus percaya bahwa diplomasi merupakan cara yang paling efektif. Kami siap untuk beralih ke opsi lain jika Iran tidak mengubah arah.
Pernyataan itu muncul di tengah dorongan untuk melanjutkan pembicaraan tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang bermasalah antara Iran dan negara-negara besar yang telah mendukung kehidupan sejak 2018, ketika presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak menarik diri.
Presiden AS Joe Biden, yang menjabat pada Januari, telah mengisyaratkan kesediaan untuk kembali ke kesepakatan 2015, yang memberi Iran keringanan sanksi ekonomi dengan imbalan batasan yang jelas pada kegiatan nuklirnya.
Israel dengan keras menentang kebangkitan kesepakatan itu.
Baca juga: AS, UE, Israel Ambil Sikap Keras Terhadap Iran
Utusan Uni Eropa yang ditugasi mengoordinasikan pembicaraan mengenai kesepakatan itu. Enrique Mora bertemu dengan wakil menteri luar negeri Ali Bagheri di Teheran pada Kamis. (AFP/OL-14)
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
UMAT Muslim di Iran tetap melaksanakan salat Idulfitri pada Sabtu (21/3) waktu setempat meski situasi keamanan memburuk akibat perang melawan Amerika Serikat dan Israel yang terus berkecamuk.
KETEGANGAN di kawasan Teluk kembali meningkat setelah militer Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Uni Emirat Arab (UEA) terkait potensi serangan dari wilayah negara tersebut.
Pemerintahan Trump dilaporkan menyiapkan pasukan darat AS untuk potensi serangan ke Iran, meski Gedung Putih menegaskan belum ada keputusan militer resmi.
Serangan itu terjadi di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan negara-negara di kawasan Teluk. Dalam beberapa hari terakhir, Teheran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved