Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN mendesak badan atom PBB untuk mengutuk serangan sabotase terhadap fasilitas nuklir di barat Teheran. Republik Islam itu menuduh musuh bebuyutan Israel yang melakukan hal itu.
Teheran, Selasa (5/10), mengatakan pada 23 Juni bahwa mereka telah menggagalkan serangan terhadap gedung milik badan nuklirnya di dekat Karaj, sekitar 50 kilometer (30 mil) dari ibu kota. Pada saat itu, tidak mengidentifikasi sifat serangan itu, televisi pemerintah hanya mengatakan bahwa penyabot gagal melaksanakan rencana mereka.
Pada Minggu, kepala badan atom Iran Mohammad Eslami mengatakan pengawas PBB dan kekuatan Barat telah gagal untuk mengutuk tindakan teroris yang sangat merusak situs tersebut. "Tindakan sabotase terbaru oleh rezim pendudukan di Jerusalem terhadap program nuklir negara kami merupakan serangan teroris di kompleks TESA di Karaj," kata kantor berita resmi IRNA, Selasa.
Pernyataan itu mengulangi tuduhan Eslami bahwa situs itu menjadi sasaran Israel. Ia menambahkan bahwa Badan Energi Atom Internasional PBB karena itu harus mengklarifikasi posisinya atas insiden ini.
IAEA mengatakan pada 26 September bahwa mereka telah ditolak untuk akses yang sangat diperlukan ke tempat pembuatan komponen sentrifugal TESA Karaj. Penolakan itu bertentangan dalam kesepakatan dengan Iran.
Duta Besar Iran untuk IAEA, Kazem Gharibabadi, menolak tuduhan itu. "Itu tidak akurat dan melampaui persyaratan yang disepakati," katanya.
"Perwakilan IAEA di Teheran dan Wina telah diberitahu bahwa pusat nuklir ini telah rusak parah, terutama kamera yang dipasang di sana," kata Eslami, Minggu. "Sangat disesalkan bahwa baik IAEA maupun negara lain yang menyalahkan kami tidak mengutuk aksi teroris ini," tambahnya.
Iran telah berulang kali menuduh Israel menyabotase situs nuklirnya dan membunuh sejumlah ilmuwannya. (AFP/OL-14)
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa militer Iran kini jauh lebih siap menghadapi konflik bersenjata dibandingkan medio Juni lalu.
Menlu Iran Abbas Araghchi nyatakan siap dialog dengan AS jika setara, namun tegas menolak negosiasi di bawah ancaman militer dan enggan bahas program rudal.
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan kesiapan penuh militer AS menghadapi Iran, di tengah meningkatnya ketegangan.
IRAN memperkuat kemampuan militernya dengan mengintegrasikan 1.000 drone tempur baru ke dalam angkatan bersenjata, di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman serangan AS.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved