Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), pada Rabu (29/9), mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki niat bermusuhan terhadap Korea Utara dan tetap terbuka untuk gagasan negosiasi, setelah Kim Jong Un menyebut tawaran itu "tidak lebih dari trik kecil".
Kim menuduh pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengejar kebijakan bermusuhan terhadap negara bersenjata nuklirnya, meskipun pemerintah Biden telah berulang kali menawarkan untuk bertemu dengan pejabat Korea Utara tanpa prasyarat.
"Amerika Serikat tidak memiliki niat bermusuhan terhadap DPRK," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.
"Kebijakan kami menyerukan pendekatan praktis dan terkalibrasi yang mengupayakan diplomasi yang serius dan berkelanjutan dengan DPRK untuk membuat kemajuan nyata yang meningkatkan keamanan Amerika Serikat, sekutu kami, dan pasukan kami yang dikerahkan," tuturnya.
Disampaikannya, pihaknya siap untuk bertemu dengan DPRK tanpa prasyarat.
"Kami berharap DPRK akan menanggapi secara positif penjangkauan kami," kata juru bicara itu, seraya menambahkan bahwa Washington mendukung kerja sama antar-Korea untuk membantu stabilitas di semenanjung itu.
Untuk diketahui, Kim telah menyatakan kesediaan untuk memulihkan jalur komunikasi Utara-Selatan pada awal Oktober 2021.
Sementara itu, Dewan Keamanan PBB akan bertemu pada Kamis (30/9) untuk membahas situasi di Korea Utara, kata para diplomat, setelah Pyongyang mengatakan pihaknya menguji rudal hipersonik.
Pertemuan itu -- yang diselenggarakan atas permintaan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis -- diperkirakan berlangsung pada Kamis (30/9) pagi secara tertutup, kata seorang diplomat kepada AFP, tanpa mengatakan apakah pembicaraan itu diperkirakan akan menghasilkan adopsi pernyataan bersama. (AFP/Nur/OL-09)
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved