Jumat 24 September 2021, 22:42 WIB

Protes Permukiman Israel, Warga Palestina Ditembak Mati

Mediaindonesia.com | Internasional
Protes Permukiman Israel, Warga Palestina Ditembak Mati

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Para pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu dan membakar ban saat menghadapi pasukan keamanan Israel, Jumat (24/9).

 

SEORANG warga Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel pada Jumat (24/9) ketika bentrokan pecah di sela-sela demonstrasi di Tepi Barat yang diduduki. Kepala korban terkena tembakan langsung.

Itu disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina. Kejadian itu di kota Beita, tempat demonstrasi reguler menentang perluasan permukiman Israel yang sering berubah menjadi bentrokan.

Seorang anggota keluarga mengidentifikasi pria yang tewas itu sebagai Mohammed Ali Khabisa, 27. Dia dibawa ke rumah sakit di kota Nablus, Tepi Barat utara. Dia pun meninggal tak lama kemudian.

Delapan warga Palestina lain terluka oleh peluru berlapis karet, lapor kantor berita resmi Palestina, Wafa. Militer Israel tidak segera berkomentar ketika dihubungi oleh AFP.

Penduduk Beita telah berdemonstrasi sejak Mei menentang pos permukiman Yahudi liar di Eviatar yang didirikan di dekatnya tanpa izin Israel. Pos itu dievakuasi pada awal Juli tetapi pasukan tentara Israel tetap ditempatkan di sana sambil pihak berwenang mempertimbangkan nasibnya.

Jika penyelesaian itu disetujui, para pendirinya akan diizinkan untuk bertempat tinggal lebih permanen. Penduduk Beita telah bersumpah untuk melanjutkan protes mereka sampai tentara juga meninggalkan pos terdepan itu.

Baca juga: Demokrat AS Dikecam akibat Tolak Bantuan untuk Iron Dome Israel

Beberapa pengunjuk rasa telah tewas dan ratusan terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel sejak Mei. Israel menduduki Tepi Barat dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan semua permukiman Yahudi di wilayah itu dianggap ilegal oleh sebagian besar masyarakat internasional. Hampir setengah juta orang tinggal di pemukiman Israel di Tepi Barat, bersama 2,8 juta orang Palestina. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Cole Burston

Kanada Larang Kedatangan dari 7 Negara Afrika karena Covid-19 Varian Omicron

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:45 WIB
Kebijakan itu berlaku bagi pelancong dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambique, Namibia, Afrika Selatan, dan...
AFP/Handout / Merck & Co,Inc.

Panel Kesehatan AS Sebut Pil Merck Bisa Cegah Keparahan Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 08:15 WIB
Obat, yang tengah menjalani uji klinis itu, diketahui mengurangi hingga separuh risiko dirawat di rumah sakit dan kematian bagi pasien...
AFP/Amer HILABI

Negara Arab Larang Perjalanan dari Afrika karena Varian Omicron

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 07:30 WIB
Ketujuh negara itu adalah Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Lesotho, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya