Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL telah menangkap kembali empat dari enam militan Palestina yang melarikan diri dari penjara dengan keamanan tinggi, awal pekan ini.
Sejak para narapidana itu melarikan diri dari penjara Gilboa di Israel utara, Senin (6/9) lalu, tentara telah mengerahkan pasukan ke Tepi Barat yang diduduki untuk melakukan perburuan besar-besaran.
Pada Sabtu (11/9), polisi mengatakan dua buronan terakhir yang ditangkap kembali, termasuk seorang mantan pemimpin militan terkemuka, ditemukan bersembunyi di sebuah tempat parkir truk di luar Nazareth di Israel utara.
Baca juga: PM Israel Tuding Iran Bohong tentang Program Nuklir
Zakaria Zubeidi, 46, memimpin sayap bersenjata gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmud Abbas di Kota Jenin, Tepi Barat.
Mohammad Ardah, 39, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 2002 karena perannya dalam sayap bersenjata Jihad Islam.
"Perburuan dua buronan lainnya terus berlanjut," kata polisi.
Sebelumnya, Jumat (10/9) malam, polisi telah menangkap kembali anggota Jihad Islam Yaqub Qadri, 48, dan Mahmud Abdullah Ardah, 45. Yang terakhir adalah tersangka dalang dari pelarian tersebut.
"Polisi menemukan (dua buronan) dan mengejar mereka dengan helikopter," kata pernyataan polisi. "Mereka tidak memberikan perlawanan ketika mereka ditangkap di selatan Nazaret."
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett memuji operasi yang gigih tersebut yang telah berhasil menangkap kembali empat narapidana tersebut.
"Kewaspadaan yang tinggi harus terus berlanjut hingga penangkapan kembali dua tahanan yang tersisa," tambahnya.
Kedua buronan yang dimaksud adalah anggota Jihad Islam Ayham Kamamji, 35, dan Munadel Infeiat, 26.
Media Israel mengatakan penduduk memberi tahu polisi setelah melihat dua pria mencari makanan di tempat sampah.
Tidak lama setelah penangkapan kembali buronan tersebut diumumkan pada Jumat, tentara mengatakan bahwa sebuah roket telah ditembakkan ke Israel selatan dari Jalur Gaza, tetapi dicegat oleh pertahanan udara.
Roket kedua dari Gaza, kata tentara, ditembakkan ke Israel selatan pada Sabtu (11/9) malam, tetapi juga dicegat oleh pertahanan udara.
Polisi dan tentara Israel telah melakukan operasi pencarian besar-besaran untuk enam tahanan sejak mereka melarikan diri melalui terowongan yang digali di bawah wastafel yang ada di dalam sel.
Menteri Keamanan Publik Israel Omer Bar-Lev mengatakan di televisi, Sabtu (11/9), bahwa setidaknya satu dari dua tahanan yang masih buron mungkin telah berhasil masuk ke wilayah Palestina. (AFP/OL-1)
Berdasarkan hasil penyidikan, aliran dana sebesar Rp960 juta diduga mengalir kepada kepala desa.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
SHE Zhijiang, buronan besar yang akhirnya diterbangkan keluar dari Bangkok menuju negaranya untuk persidangan. Raja judi online (judol) dan scam itu akan diadili Beijing
Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menjelaskan bahwa proses ekstradisi terhadap buronan kasus Investree, Adrian Asharyanto Gunadi, masih berlangsung.
Pemerintah Singapura memutuskan untuk menolak permohonan penangguhan buronan kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), Paulus Tannos.
PEMERINTAH didorong untuk menggencarkan diplomasi ke Singapura perihal pentingnya buronan Paulus Tannos kembali ke Indonesia.
PEMERINTAH Turki menyatakan bahwa sistem pertahanan udara NATO berhasil menembak jatuh rudal balistik kedua yang diluncurkan dari Iran dan memasuki wilayah udara Turki.
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
Alarm dan sirene berbunyi hampir tanpa henti di Haifa dan komunitas di bagian utara Israel.
Aoun juga menyerukan dukungan logistik internasional untuk tentara Libanon.
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved