Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden berbicara melalui telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping selama sekitar 90 menit pada Kamis (9/9), menurut seorang pejabat senior AS. Kedua pemimpin itu membahas perlunya mencegah persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia menjadi konflik.
Hubungan antara Washington dan Beijing berada di titik terendah dalam beberapa dekade dan yang terjadi kemarin merupakan panggilan kedua antara para pemimpin sejak Biden menjabat pada Januari.
Sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan, “Kedua pemimpin memiliki diskusi yang luas dan strategis, termasuk pada bidang di mana kepentingan kami bertemu, dan bidang di mana kepentingan, nilai, dan perspektif kami berbeda”.
“Percakapan itu berfokus pada masalah ekonomi, perubahan iklim, dan covid-19,” kata pejabat senior AS tersebut.
Media pemerintah Tiongkok mengatakan percakapan itu terus terang dan mendalam. Presiden Xi juga mengatakan kebijakan AS tentang Tiongkok menimbulkan kesulitan besar pada hubungan antara keduanya.
Laporan Tiongkok menambahkan kedua belah pihak sepakat untuk menjaga kontak yang sering dan meminta tim tingkat kerja untuk meningkatkan komunikasi.
Baca juga: Biden Ingin Tenaga Surya Sediakan 45% Energi AS pada 2050
Pertemuan tingkat tinggi sejak panggilan telepon pertama Xi dan Biden pada bulan Februari telah menghasilkan sedikit kemajuan dalam banyak masalah, mulai dari perubahan iklim hingga hak asasi manusia dan transparansi mengenai asal usul covid-19.
Selama bulan-bulan berikutnya, kedua belah pihak menyerang satu sama lain hampir terus-menerus, sering kali menggunakan serangan publik yang tajam, menjatuhkan sanksi pada pejabat masing-masing dan mengkritik yang lain karena tidak menegakkan kewajiban internasional mereka.
"Presiden Biden menggarisbawahi kepentingan abadi Amerika Serikat dalam perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik dan dunia serta kedua pemimpin membahas tanggung jawab kedua negara untuk memastikan persaingan tidak mengarah ke konflik," kata pernyataan itu.
Pemerintahan Biden, yang disibukkan oleh penarikan AS dari Afghanistan, telah mengisyaratkan mengakhiri perang terpanjang Amerika akan memberi para pemimpin politik dan militer AS ruang untuk fokus pada ancaman yang lebih mendesak yang berasal dari kebangkitan cepat Tiongkok.
Tetapi Beijing dengan cepat memanfaatkan kegagalan AS di Afghanistan untuk mencoba menggambarkan Amerika Serikat sebagai mitra yang berubah-ubah. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan bulan lalu bahwa Washington seharusnya tidak mengharapkan kerja sama Tiongkok dalam hal itu atau masalah lain jika itu juga mencoba untuk menahan dan menekan Tiongkok.(Straitstimes/OL-5)
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved