Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Recep Tayyip Erdogan, pada Jumat, mengatakan Turki telah mengadakan pembicaraan pertamanya dengan Taliban di Kabul. Pembicaraan tersebut diadakan di bagian militer bandara Kabul, di mana kedutaan Turki ditempatkan sementara.
"Kami telah mengadakan pembicaraan pertama kami dengan Taliban, yang berlangsung 3,5 jam," kata Erdogan kepada wartawan.
"Jika perlu, kami akan memiliki kesempatan untuk mengadakan pembicaraan seperti itu lagi," ucapnya.
Menanggapi kritik domestik atas keterlibatan Turki dengan kelompok pemberontak itu, Erdogan mengatakan Ankara "tidak memiliki kemewahan" untuk berdiam diri di wilayah yang bergejolak itu.
"Anda tidak dapat mengetahui apa harapan mereka atau apa harapan kami tanpa berbicara. Apa itu diplomasi, kawan? Ini diplomasi,” tutur Erdogan.
Turki telah merencanakan untuk membantu mengamankan dan menjalankan bandara Kabul. Namun, pada Rabu, Turki mulai menarik pasukan keluar dari Afghanistan.
Baca juga: Permusuhan ISIS terhadap Taliban
Erdogan kemudian mengatakan dalam konferensi pers selama kunjungannya ke Bosnia dan Herzegovina bahwa Turki telah mengevakuasi warga sipil dan tentara Turki dari Afghanistan.
"Kami telah membawa warga sipil kami kembali. Sekarang sejumlah kecil staf teknis tetap ada (di sana). Di luar ini, semua tim kami telah ditarik dari Afghanistan," tukasnya, Jumat (27/8).
Sebelumnya, pada Jumat, Presiden Turki mengatakan Taliban ingin mengawasi keamanan di bandara, sambil menawarkan opsi kepada Ankara untuk menjalankan logistiknya.
Namun dia mengatakan serangan bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 85 orang, termasuk 13 tentara AS, di luar bandara pada hari-hari terakhir upaya evakuasi yang mendesak, menunjukkan pentingnya mengetahui rincian bagaimana hub udara akan diamankan.
"Mereka berkata: 'Kami akan memastikan keamanan, Anda mengoperasikan (bandara)'. Kami belum membuat keputusan tentang masalah ini," ucap Erdogan.
Pada Jumat, Erdogan juga mengkritik AS setelah serangan itu ketika dia menekankan pentingnya memastikan orang-orang Afghanistan hidup dalam damai.(AFP/OL-5)
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, pemerintah Azerbaijan mengatakan dua drone dari Iran mendarat di wilayah Nakhchivan, salah satunya mengenai gedung bandara.
SEBUAH rudal balistik yang diluncurkan dari Iran dan menuju ke wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak. Rudal itu telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
AMERIKA Serikat dan Israel menyerang Iran, negara di Timur Tengah. Turki yang berbatasan langsung dengan timur tengah mendorong diplomasi, WNI diminta waspada
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved