Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
CABANG Al-Qaeda Yaman pada Rabu (18/8) mengucapkan selamat kepada Taliban yang mengambilalih Afghanistan. Mereka berjanji untuk melanjutkan program militernya sendiri.
"Kemenangan ini mengungkapkan kepada kita bahwa jihad dan pertempuran mewakili cara (hukum Islam), legal, dan realistis untuk memulihkan hak (dan) mengusir penjajah," kata Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dalam suatu pernyataan.
"Adapun permainan demokrasi dan bekerja dengan pasifisme sederhana merupakan fatamorgana yang menipu, bayangan sekilas, dan lingkaran setan yang dimulai dengan nol dan diakhiri dengan itu," kata pernyataan yang dibawa oleh kelompok intelijen SITE yang memantau jaringan jihadis di seluruh dunia.
Taliban telah melindungi pemimpin Al-Qaeda Osama Bin Laden selama pemerintahannya dari 1996 hingga 2001. Pasukan pimpinan AS lantas menggulingkan mereka sebagai tanggapan atas serangan 11 September.
Amerika Serikat menganggap AQAP sebagai cabang paling berbahaya dari jaringan global Al-Qaeda. AS telah melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap para pejuangnya di Yaman segera setelah serangan 9/11.
Namun pada Minggu, para pejuang AQAP di Provinsi Bayda, Yaman tengah, dan provinsi selatan Shabwa merayakan kembalinya Taliban ke kekuasaan di Afghanistan dengan kembang api dan menembakkan tembakan ke udara, kata penduduk kepada AFP.
Baca juga: Lima Janji Taliban di Afghanistan
Kelompok Muslim Sunni garis keras itu telah mengambil keuntungan dari perang Yaman sejak 2014 antara pemerintah yang diakui secara internasional dan pemberontak Huthi yang didukung Iran. Mereka memperkuat kehadiran di Yaman selatan. (AFP/OL-14)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Setara Institute sebut penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS) sebagai alarm bahaya bagi demokrasi. Polisi didesak bongkar aktor intelektual serangan
Demokrasi menuntut semua pihak menjunjung tinggi sikap saling menghormati, termasuk ketika terjadi perbedaan pandangan.
Yusril menyatakan bahwa pembela Hak Asasi Manusia (HAM) bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara, sehingga keselamatan mereka harus dijamin oleh hukum.
SERANGAN gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatullah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi Iran telah mengguncang politik global
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved