Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) hanya akan mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan jika ada penghormatan terhadap hak-hak perempuan dan menghindari gerakan ekstremis seperti Al-Qaeda.
"Pada akhirnya, soal sikap kami terhadap pemerintahan masa depan di Afghanistan, itu akan tergantung pada tindakan pemerintah tersebut, itu akan tergantung pada tindakan Taliban," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan ketika ditanya tentang pengakuan terhadap pemerintahan Taliban, pada Senin (16/8).
"Pemerintahan masa depan Afghanistan yang menjunjung tinggi hak-hak dasar rakyatnya, yang tidak menampung teroris dan yang melindungi hak-hak dasar rakyatnya, termasuk hak-hak dasar dasar setengah dari penduduknya, perempuan dan anak perempuan, itu adalah pemerintahan yang bisa bekerja sama dengan kami," urai dia.
Negosiator AS di Afghanistan, Zalmay Khalilzad, katanya, tetap berada di pangkalan diplomatik Taliban di Qatar, lokasi pembicaraan dengan kelompok Taliban.
"Saya katakan bahwa beberapa dari diskusi itu konstruktif," kata Price. "Tetapi sekali lagi, ketika menyangkut Taliban, kami akan melihat tindakan mereka daripada mendengarkan kata-kata mereka," ujarnya.
Militer AS juga melaporkan kontak hubungan dengan Taliban yang sebagian besar ditujukan pada status bandara Kabul, yang telah diamankan pasukan AS saat mereka mengangkut ribuan orang Amerika dan warga Afghanistan yang terkait dengan AS keluar dari negara itu.
Diketahui, Taliban memberlakukan aturan keras terhadap kaum perempuan saat berkuasa di Afghanistan pada 1996-2001, termasuk melarang pendidikan untuk anak perempuan. Rezim tersebut kemudian berakhir usai invasi AS.
Sementara itu, gerilyawan Taliban mengambil alih Kabul dengan mudah, pada Minggu (15/8), atau beberapa hari sebelum Presiden Joe Biden menyelesaikan penarikan terakhir pasukan AS, mengakhiri perang terpanjang Amerika setelah 20 tahun.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, yang sehari sebelumnya berbicara tentang situasi tersebut melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, melarikan diri pada hari yang sama.
Price sendiri terus menyebutnya sebagai "Presiden Ghani", namun ia menolak mengatakan apakah Amerika Serikat masih mengakuinya sebagai pemimpin sah Afghanistan. "Belum ada transfer kekuasaan resmi," dalih Price. (AFP/Nur/OL-09)
Chuck Schumer mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari sedikitnya 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.
Amerika Serikat melepas 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis (SPR), bagian dari aksi kolektif International Energy Agency (IEA).
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan berpartisipasi pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, meski konflik Timur Tengah memanas.
IRGC luncurkan gelombang ke-38 Operasi True Promise 4. Pangkalan Al-Udairi di Kuwait dan markas Fifth Fleet AS di Mina Salman Port hancur diserang rudal dan drone.
Utusan Iran Amir Saeid Iravani sebut rancangan resolusi DK PBB bias dan rusak reputasi PBB karena bela agresi AS-Israel. Cek data korban sipil Iran di sini.
Update konflik Iran 2026: Serangan gabungan AS-Israel di Distrik Vahdat Fardis tewaskan 3 orang. Simak kronologi, motif regime change, dan reaksi Rusia.
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved