Minggu 08 Agustus 2021, 20:18 WIB

Saudi Beri Rp1,9 Miliar bagi Keluarga Tenaga Kesehatan yang Meninggal

Mediaindonesia.com | Internasional
Saudi Beri Rp1,9 Miliar bagi Keluarga Tenaga Kesehatan yang Meninggal

AFP/Fayez Nureldine.
Seorang perawat memeriksa suhu tubuh seorang pria sebelum memberikan vaksin di Pusat Pameran dan Konvensi Internasional Riyadh.

 

ARAB Saudi memberikan kompensasi kepada keluarga tenaga kesehatan yang meninggal karena virus korona. Media pemerintah melaporkan itu pada Minggu (8/8). Ini dilaksanakan setelah pengumuman tahun lalu bahwa masing-masing keluarga akan menerima US$133.000 atau sekitar Rp1,9 miliar.

Kerajaan mengatakan pada Oktober 2020 akan mendistribusikan 500.000 riyal Saudi kepada keluarga mereka yang meninggal akibat covid-19 yang bekerja di sektor kesehatan, baik dari pemerintah, swasta, sipil, militer, Saudi maupun non-Saudi. Negara Teluk yang kaya minyak itu mengatakan keputusan itu berlaku sejak tanggal infeksi pertama yang tercatat di negara itu pada 2 Maret 2020.

Saudi Press Agency resmi mengumumkan dimulainya distribusi dana kepada keluarga mereka yang telah meninggal akibat pandemi. "Mereka memberikan hidup mereka dalam perang melawan pandemi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga dan penduduk di kerajaan," kata SPA.

Tidak jelas jumlah petugas kesehatan yang meninggal karena covid-19 di Arab Saudi. Ada ribuan orang asing dipekerjakan sebagai staf medis.

Pemerintah telah mempercepat upaya vaksinasi nasional sebagai upaya menghidupkan kembali pariwisata dan sektor lain yang dilanda pandemi, seperti kompetisi olahraga dan hiburan. Lebih dari 29 juta vaksin telah diberikan di negara berpenduduk 35 juta orang, kementerian kesehatan mengumumkan pada Sabtu.

Baca juga: Saudi Mulai Buka Umrah Bagi Jemaah Asing yang Sudah Divaksin

Vaksinasi wajib bagi setiap orang yang ingin memasuki instansi pemerintah dan swasta, termasuk lembaga pendidikan dan tempat hiburan, serta menggunakan transportasi umum. Arab Saudi telah mendaftarkan hampir 533.000 kasus virus korona dan lebih dari 8.300 kematian. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP

WHO: Omicron Timbulkan Risiko Global yang Sangat Tinggi

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 17:48 WIB
Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya...
Antara/Fikri Yusuf

PBB: Pandemi Rugikan Sektor Pariwisata Global $2,0 Triliun pada 2021

👤Nur Aivanni  🕔Senin 29 November 2021, 17:20 WIB
Kedatangan turis internasional tahun ini akan tetap 70-75% di bawah 1,5 miliar kedatangan yang tercatat pada 2019 sebelum pandemi...
AFP/Organisasi Energi Atom Iran.

Perjalanan Berliku Perjanjian Nuklir Iran pada 2015

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 14:39 WIB
Dengan pembicaraan tentang pemulihan kesepakatan yang akan dimulai di Wina pada Senin (29/11), mari kita lihat kembali sejarahnya yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya