Sabtu 07 Agustus 2021, 11:00 WIB

PBB Kekurangan Dana untuk Perangi Kelaparan di Myanmar

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
PBB Kekurangan Dana untuk Perangi Kelaparan di Myanmar

MI/Seno
Ilustrasi kelaparan

 

PROGRAM Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) memperingatkan mereka mungkin tidak memiliki cukup dana untuk enam bulan ke depan guna membantu jutaan orang di Myanmar yang menghadapi kerawanan pangan di tengah gelombang infeksi covid-19 dan kerusuhan politik di negara tersebut.

WFP mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka membutuhkan US$86 juta atau Rp1,2 triliun untuk membantu memerangi kelaparan di negara yang sedang berjuang melawan meningkatnya infeksi covid-19 dan berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

"Kami telah melihat kelaparan menyebar lebih jauh dan lebih dalam di Myanmar," kata direktur negara WFP Myanmar Stephen Anderson dalam pernyataannya, Jumat (6/8).

Baca juga: 41 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan

Organisasi kemanusiaan terbesar di dunia itu memperkirakan 6,3 juta orang di Myanmar dapat menghadapi kerawanan pangan dalam enam bulan ke depan, naik dari 2,8 juta sebelum kudeta militer pada Februari.

"Sangat penting bagi kami untuk dapat mengakses semua yang membutuhkan dan menerima dana yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka," tuturnya.(Straitstimes/OL-5)

Baca Juga

AFP/Javed Tanveer.

Tembakan Awali Bom Bunuh Diri saat Salat Jumat Masjid Syiah Afghanistan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:30 WIB
Serangan itu terjadi hanya seminggu setelah serangan bunuh diri terhadap jemaah Syiah di masjid dalam kota utara Kunduz yang diklaim oleh...
Antara

Pejabat di Malaysia Dibebaskan dari Kewajiban Karantina

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:02 WIB
Dengan syarat mereka mengikuti protokol perjalanan yang ketat dan terbatas bagi kunjungan...
AFP/Joe Klamar.

Iran Kecam PBB Tutup Mata terhadap Nuklir Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:53 WIB
Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan hingga 300 hulu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya