Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa, pada Kamis (5/8), mengutuk serangan mematikan yang terbaru oleh Taliban di Afghanistan dan menuntut gencatan senjata yang mendesak, komprehensif dan permanen.
Dalam sebuah pernyataan, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell dan Komisaris Uni Eropa untuk bantuan dan manajemen krisis Janez Lenarcic menuduh Taliban melanggar janjinya untuk mencari perdamaian yang dinegosiasikan.
"Kekerasan yang tidak masuk akal ini menimbulkan penderitaan besar bagi warga Afghanistan dan meningkatkan jumlah pengungsi internal yang mencari keselamatan dan perlindungan," kata mereka.
"Serangan militer Taliban bertentangan langsung dengan komitmen yang mereka nyatakan untuk penyelesaian konflik yang dinegosiasikan dan proses perdamaian Doha," lanjut pernyataan itu.
"Pelanggaran prinsip-prinsip hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia terus mengguncang negara itu, khususnya di daerah-daerah yang dikuasai Taliban, seperti pembunuhan sewenang-wenang dan di luar proses hukum terhadap warga sipil, cambuk di depan umum terhadap perempuan dan perusakan infrastruktur," katanya.
"Beberapa dari tindakan ini bisa menjadi kejahatan perang dan harus diselidiki. Para pejuang atau komandan Taliban yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," bunyi pernyataan tersebut.
Pernyataan itu menyebutkan tiga serangan baru-baru ini khususnya, satu di kantor PBB di Herat, serangan di Lashkar Gah yang menewaskan 40 warga sipil dan serangan terhadap kediaman menteri pertahanan di Kabul.
"Uni Eropa menyerukan gencatan senjata yang mendesak, komprehensif dan permanen untuk memberikan peluang perdamaian," kata para pejabat Uni Eropa.
Pertempuran dalam konflik berkepanjangan di Afghanistan mulai meningkat pada Mei, ketika AS dan pasukan asing lainnya memulai tahap pertama penarikan yang akan selesai akhir bulan ini.
Taliban sudah menguasai sebagian besar pedesaan dan sekarang menantang pasukan pemerintah Afghanistan di beberapa kota besar. (AFP/Nur/OL-09)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved