Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga anti korupsi Hong Kong pada Senin (2/8) menuduh penyanyi dan aktivis pro-demokrasi terkenal, Anthony Wong, dengan "tindak pidana korupsi" pada kampanye pemilu 2018.
Tuduhan itu menjadi tindakan hukum terbaru yang dilakukan otoritas Hong Kong terhadap upaya pembangkangan.
Komisi Independen Pemberantasan Korupsi (ICAC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Wong telah memberi "hiburan untuk mengajak orang memilih" aktivis pro-demokrasi Au Nok-hin dalam pemilihan legislatif 2018.
"Dalam kampanye itu, Wong menyanyikan dua lagu di panggung. Di akhir penampilannya, dia mengajak peserta kampanye untuk memilih Au dalam pemilihan," tulis ICAC, seraya menambahkan Wong telah melanggar Peraturan Korupsi dan Tindak Ilegal Pemilu.
Jika terbukti bersalah, penyanyi itu bisa dipenjara maksimal tujuh tahun dan didenda 500.000 dolar HK (sekitar Rp928,26 juta), menurut peraturan tersebut.
Wong, 59 tahun, yang mulai dikenal publik ketika berduet dengan Tat Ming Pair pada tahun 1980-an, tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya.
Au, yang memenangi pemilihan, juga dituntut. Keduanya dijadwalkan akan menjalani sidang pengadilan pada Kamis untuk menyampaikan pembelaan.
Au tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya. Dia dipenjara 10 bulan pada April karena menyelenggarakan pertemuan tanpa izin.
Au ditangkap bersama 46 tokoh pro-demokrasi lainnya pada tahun ini atas dugaan konspirasi melakukan subversi berdasarkan undang-undang keamanan nasional yang dikeluarkan pada Juni tahun lalu untuk melarang pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pihak asing.
Pemerintah Hong Kong yang didukung Beijing mengatakan aksi protes pro-demokrasi mengancam stabilitas di bekas koloni Inggris itu dan tindakan terhadap beragam orang diperlukan untuk menegakkan undang-undang tersebut.
Dikenal sebagai penulis lagu dengan lirik yang sedih, Wong adalah pendukung kuat gerakan "Payung" pro-demokrasi Hong Kong pada 2014 dan protes anti Tiongkok pada 2019.
Dia juga menjadi advokat yang vokal untuk hak-hak LGBT.
Saat tampil menghibur dalam kampanye pada 2018, menurut video yang diunggah di halaman Facebook Au, Wong mengatakan kepada penonton sebelum menyanyikan lagu "A forbidden fruit per day" (satu buah terlarang per hari). "Lagu ini tentang pilihan, apakah masyarakat punya pilihan."
Selama bertahun-tahun, banyak aktivis pro-demokrasi terkemuka di kota itu telah ditahan, dipenjara atau dipaksa mengasingkan diri.
Surat kabar pro-demokrasi ternama, Apple Daily, ditutup pada Juni setelah beberapa editor seniornya ditangkap atas dasar keamanan nasional.
Jumat lalu, Tong Ying-kit, orang pertama yang divonis berdasarkan undang-undang keamanan, dihukum sembilan tahun penjara oleh majelis sembilan hakim dalam kasus terorisme dan hasutan untuk memisahkan diri dari Tiongkok. (Ant/OL-12)
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) didorong untuk mengeluarkan fatwa terkait tata cara dan sumber dana ibadah haji. Wacana itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dugaan penyelewengan dana APBD tersebut tersebar di 25 dinas, badan, dan lembaga di lingkup Pemerintah Kota Depok dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024-2025, Immanuel Ebenezer Gerungan, mengeklaim memiliki petunjuk mengenai keterlibatan sebuah partai politik.
Menurutnya, untuk jabatan perangkat desa selain sekretaris, praktik suap juga marak dengan nilai ratusan juta rupiah.
Bupati Sleman akui tak sejalan dengan Mantan Bupati.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved