Senin 02 Agustus 2021, 07:32 WIB

AS-Inggris Tuduh Iran Lakukan Serangan terhadap Kapal Tanker Israel

Nur Aivanni | Internasional
AS-Inggris Tuduh Iran Lakukan Serangan terhadap Kapal Tanker Israel

AFP
Ilustrasi: Kapal tangker yang diserang

 

SEKUTU utama Israel, Amerika Serikat dan Inggris, bergabung dengannya pada Minggu dan menyalahkan Iran atas serangan kapal tanker di Oman.

Pernyataan AS dan Inggris itu muncul setelah Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan ada bukti yang menghubungkan Iran dengan serangan itu setelah republik Islam itu menolak tuduhan tak berdasar dari musuh bebuyutannya.

MT Mercer Street, yang dikelola oleh miliarder Israel terkemuka Eyal Ofer, diserang pada Kamis di lepas pantai Oman. Seorang penjaga keamanan Inggris dan seorang anggota awak Rumania tewas dalam apa yang menurut AS, Inggris, dan operator kapal Zodiac Maritime tampaknya merupakan serangan pesawat tak berawak.

Israel telah menyalahkan Iran. Menteri Luar Negeri Yair Lapid, pada Jumat, telah memerintahkan para diplomatnya untuk mendorong tindakan PBB terhadap terorisme Iran.

Pada Minggu, Iran membantah terlibat dalam serangan tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh mengatakan Israel harus menghentikan tuduhan tak berdasar seperti itu.

"Iran tidak akan ragu sejenak untuk membela kepentingan dan keamanan nasionalnya," katanya kepada wartawan.

Baca juga: Iran Tolak Tuduhan Israel Soal Serangan Kapal Tanker

Tak lama setelah itu, PM Israel Bennett menuduh Iran berusaha menghindari tanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Saya memastikan, dengan keyakinan penuh, bahwa Iran melakukan serangan terhadap kapal itu," kata Bennett.

"Bukti intelijen untuk ini ada dan kami berharap masyarakat internasional akan menjelaskan kepada rezim Iran bahwa mereka telah membuat kesalahan serius," ungkapnya.

"Bagaimanapun, kami tahu cara mengirim pesan ke Iran dengan cara kami sendiri," imbuhnya.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan London yakin serangan itu disengaja, ditargetkan dan jelas merupakan pelanggaran hukum internasional oleh Iran. Penilaian Inggris, sambungnya, menunjukkan Iran menggunakan satu atau lebih UAV (kendaraan udara tak berawak) untuk menargetkan kapal tanker tersebut.

"Iran harus mengakhiri serangan semacam itu, dan kapal harus diizinkan untuk berlayar secara bebas sesuai dengan hukum internasional," kata Raab dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Washington yakin Iran melakukan serangan tersebut dan berjanji bahwa tanggapan yang tepat akan ada.(AFP/OL-5)

Baca Juga

 YOSHIKAZU TSUNO / POOL / AFP

Empat Kandidat Siap Gantikan PM Jepang Yoshihide Suga

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 17 September 2021, 17:27 WIB
Taro Kono, 58, Menteri Reformasi Administrasi dan Vaksinasi disebut memiliki peluang besar menggantikan posisi Perdana Menteri (PM)...
DOK Pribadi.

INH Bantu Pembangunan Perumahan Guru di Sur Baher Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 14:32 WIB
Dubes Palestina Zuhair Al Sun menyatakan, pembangunan rumah atau tempat tinggal bagi para guru membutuhkan banyak...
 Handout / Naval Group / AFP

Indonesia Prihatin atas Kepemilikan KApal Selam Nuklir oleh Australia

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 17 September 2021, 13:16 WIB
Indonesia mendorong Australia dan pihak-pihak terkait lainnya untuk terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan secara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya