Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Tetangga yang Terkena Serangan

Dhika Kusuma Winata
07/3/2026 19:21
Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Tetangga yang Terkena Serangan
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian(Irna)

PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga yang terdampak serangan Iran sejak pecahnya konflik di Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan ketika perang di kawasan memasuki pekan kedua.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Sabtu (7/3), Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan lagi menyerang negara tetangga kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari wilayah mereka.

“Saya harus meminta maaf atas nama pribadi saya dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang terkena serangan Iran,” kata Pezeshkian.

Ia menambahkan dewan kepemimpinan sementara Iran telah mengambil keputusan untuk menahan diri dari serangan baru terhadap negara di kawasan.

“Dewan kepemimpinan sementara kemarin sepakat bahwa tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak ada rudal yang akan ditembakkan kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” ujarnya.

Pezeshkian saat ini merupakan salah satu dari tiga anggota dewan kepemimpinan sementara yang memimpin Iran setelah pemimpin tertinggi negara itu, Ali Khamenei, tewas dalam serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut memicu konflik regional yang melibatkan sejumlah negara di Timur Tengah. Sejak saat itu, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone terhadap Israel serta kepentingan Amerika Serikat di berbagai negara kawasan Teluk.

Meski meminta maaf kepada negara tetangga, Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan menyerah kepada tekanan dari Israel dan Amerika Serikat.

“Musuh-musuh Iran harus membawa keinginan mereka agar rakyat Iran menyerah tanpa syarat ke dalam kubur mereka,” tegasnya.

(AFP/P-44)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya