Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Konflik Timur Tengah, Prabowo Tekankan Antisipasi Dampak Global

M Ilham Ramadhan Avisena
04/3/2026 06:24
Konflik Timur Tengah, Prabowo Tekankan Antisipasi Dampak Global
Presiden Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan dengan para mantan presiden dan ketua partai politik di Istana pada Selasa (3/3/2026) malam.(Dok Biro Setpres)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah tokoh lintas generasi dan pimpinan partai politik di Istana Jakarta, Selasa (3/3). Pertemuan itu untuk membahas dampak dinamika global terhadap stabilitas nasional. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar empat jam itu menyoroti perkembangan geopolitik hingga langkah antisipasi pemerintah.

Ketua Umum Partai Golongan Karya Bahlil Lahadalia mengatakan diskusi difokuskan pada upaya mengantisipasi dampak gejolak global terhadap keamanan dalam negeri.

"Semuanya ini kita lakukan dalam rangka bagaimana mendorong agar kejadian di global itu bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita," ucap Bahlil di kompleks Istana.

Menurutnya, pemerintah memaparkan perkembangan geopolitik terkini serta langkah-langkah yang telah disiapkan untuk merespons berbagai kemungkinan. Bahlil menegaskan partai-partai politik memahami posisi yang diambil Presiden dalam situasi yang dinilai tidak menentu.

"Kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan oleh Bapak Presiden, dan juga adalah kesiapan-kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi ini," tuturnya. 

Selain isu geopolitik, pertemuan juga membahas posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Almuzzammil Yusuf menyebut pilihan tersebut bukan tanpa pertimbangan.

"Penjelasan yang menurut saya beliau menjelaskan pilihan yang memang terberat dari yang ada, yang paling mungkin dari yang ada, bukan pilihan-pilihan ideal," kata Almuzzammil.

Ia juga menyinggung eskalasi konflik Iran dan Israel yang turut menjadi perhatian dalam forum tersebut. Menurutnya, pemerintah menekankan pentingnya kesiapan nasional, terutama dalam aspek ketahanan pangan dan energi.

"Intinya pada pertahanan kita, pada kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang persiagaan pangan kita, persiagaan energi kita, dan dialog elite kita," ujarnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya