Senin 26 Juli 2021, 07:50 WIB

Israel Serang Gaza Balas Balon Pembakar dari Palestina

Nur Aivanni | Internasional
Israel Serang Gaza Balas Balon Pembakar dari Palestina

AFP
Tentara Israel menghalau pengunjuk rasa Palestina dipos Tayasir, timur Tubas di utara Tepi Barat yang diduduki Israel, Sabtu (24/7)

 

ISRAEL menyerang Gaza dengan serangan udara pada Minggu setelah balon pembakar yang diluncurkan dari daerah kantong Palestina menyebabkan kebakaran di negara Yahudi itu, tanpa ada laporan cedera di kedua pihak.

Serangan udara Israel itu menargetkan area terbuka di Gaza utara dan tempat pelatihan militan milik penguasa Hamas di selatan Khan Yunis, menurut sumber keamanan Palestina kepada AFP.

Serangan itu terjadi setelah Israel mengurangi setengah dari zona penangkapan ikan di lepas pantai yang diblokade, tanggapan yang umum setelah serangan proyektil oleh kelompok bersenjata di Gaza.

Tentara Israel tidak segera berkomentar mengenai serangan itu. Tetapi cabang militer yang bertanggung jawab untuk urusan sipil di wilayah Palestina (COGAT) mengatakan zona penangkapan ikan telah dikurangi dari 12 mil laut menjadi hanya enam mil.

"Keputusan itu dibuat menyusul peluncuran terus-menerus balon pembakar dari Jalur Gaza ke Israel, yang merupakan pelanggaran kedaulatan Israel," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hamas, kata COGAT, bertanggung jawab atas semua kegiatan di Jalur Gaza dan semua tindakan yang berasal dari Jalur Gaza yang diarahkan ke Israel.

"Oleh karena itu akan menanggung konsekuensi atas kekerasan yang dilakukan terhadap warga negara Israel," tambahnya.

Pada Minggu pagi, petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan mereka memadamkan api di tiga titik di wilayah Eshkol dekat perbatasan, yang menyalahkan balon pembakar sebagai penyebabnya.

Balon tersebut adalah perangkat dasar yang dimaksudkan untuk membakar lahan pertanian di sekitar kantong Palestina yang diblokade Israel.

Pada 12 Juli, Israel mengumumkan akan memperluas kembali zona penangkapan ikan di Gaza dan mengizinkan impor tambahan ke wilayah Palestina, tetapi memperingatkan tindakan itu dapat dibatalkan sebagai tanggapan atas kerusuhan yang baru.

Konflik selama 11 hari pada bulan Mei membuat Israel meluncurkan ratusan serangan udara di Gaza, dan Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel.

Sebelum konflik pada Mei itu, zona penangkapan ikan Gaza adalah 15 mil laut, tetapi Israel menguranginya selama perang tersebut.

Ada kerusuhan yang sporadis sejak gencatan senjata mengakhiri konflik itu, dengan balon pembakar diluncurkan dari Gaza dan serangan udara balasan dari Israel menargetkan fasilitas milik Hamas. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Terakhir kali balon dari Gaza menyebabkan kebakaran di Israel terjadi pada awal bulan ini. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Hukum Gaza, Israel Kurangi Zona Penangkapan Ikan

Baca Juga

AFP/Anna Moneymaker.

Demokrat AS Dikecam akibat Tolak Bantuan untuk Iron Dome Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 22 September 2021, 13:12 WIB
Drama Selasa itu dipicu oleh Demokrat menghapus ketentuan yang awalnya termasuk dalam RUU untuk menjaga pemerintah federal mendanai...
AFP/Hoshang Hashimi

Indonesia Diharapkan Terus Berkontribusi dalam Perdamaian di Afghanistan

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 22 September 2021, 12:15 WIB
Retno menekankan kepentingan Indonesia hanya satu, yaitu ingin melihat rakyat Afghanistan menikmati perdamaian, sejahtera, dan dihormati...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Bertemu Menlu Inggris-Arab, Retno Sampaikan Situasi Covid-19 Indonesia Membaik

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 22 September 2021, 11:27 WIB
"Saya menjelaskan mengenai situasi covid di Indonesia yang sudah sangat melandai dan membaik. Saya berikan semua data...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya