Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DONALD Trump, selama kunjungan ke Eropa saat menjadi presiden AS, mengatakan kepada kepala stafnya bahwa Hitler melakukan banyak kebaikan. Ini dilaporkan surat kabar The Guardian pada Rabu (7/7) mengutip buku yang akan terbit.
Kepala staf Trump saat itu, John Kelly, dilaporkan terkejut oleh pernyataan itu. Hal tersebut diceritakan dalam buku berjudul Frankly, We Did Win This Election oleh Michael Bender dari The Wall Street Journal, kata surat kabar Inggris.
The Guardian mengatakan telah memperoleh salinan buku tersebut sebelum diterbitkan minggu depan.
Trump dilaporkan membuat komentar itu saat Kelly memberikan presiden pelajaran sejarah dadakan selama kunjungan pada 2018 ke Eropa untuk menandai akhir Perang Dunia I.
Menurut buku itu, Kelly telah mengingatkan presiden tentang keberpihakan negara-negara selama konflik, menghubungkan perang dunia pertama ke perang dunia kedua, dan semua kekejaman Hitler.
"Yah, Hitler melakukan banyak hal baik," kata Trump dilaporkan. Kelly dilaporkan mengatakan kepada presiden bahwa dia salah, tetapi Trump tidak terpengaruh. Trump menekankan pemulihan ekonomi Jerman di bawah Hitler selama 1930-an.
"Kelly menekan lagi," kata Guardian mengutip Bender yang menulis, "dan berpendapat bahwa orang-orang Jerman akan lebih baik miskin daripada menjadi sasaran genosida Nazi."
Kelly mengatakan kepada Trump bahwa bahkan jika klaimnya tentang ekonomi Jerman di bawah Nazi benar, "Anda tidak akan pernah bisa mengatakan apa pun yang mendukung Adolf Hitler. Anda tidak bisa."
The Guardian mengatakan Bender telah mewawancarai Trump sejak dia kalah dalam pemilihan November 2020 dan mantan presiden itu membantah membuat pernyataan tentang Hitler.
Kelly, mantan jenderal Korps Marinir yang meninggalkan Gedung Putih pada awal 2019, telah membuat sejumlah komentar kritis tentang Trump setelah serangan 6 Januari di US Capitol oleh para pendukung mantan presiden. (AFP/OL-14)
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Presiden Donald Trump mengancam akan mengurangi pendanaan AS untuk NATO setelah negara-negara Eropa menolak membantu operasi militer di Iran.
Presiden Donald Trump menegaskan konflik dengan Iran belum usai. Targetkan ribuan titik baru dan berikan ultimatum penutupan Selat Hormuz hingga 6 hari ke depan.
Utusan khusus Steve Witkoff optimis negosiasi untuk mengakhiri perang Iran segera dimulai. AS masih menanti delegasi resmi Teheran di meja perundingan.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan AS menunggu klarifikasi Iran terkait proposal perdamaian 15 poin. Ia optimis perang berakhir tanpa pasukan darat.
Pemerintah AS akan merilis uang 100 dolar baru dengan tanda tangan Donald Trump, menjadi yang pertama dalam sejarah tanpa tanda tangan Menteri Keuangan.
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved