Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Trump Sebut Kuba Target Berikutnya Setelah Venezuela dan Iran

Media Indonesia
28/3/2026 17:10
Trump Sebut Kuba Target Berikutnya Setelah Venezuela dan Iran
Ilutrasi: Massa mengikuti Aksi Bela Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Selasa (6/1/2026).(MI/Usman Iskandar)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan pernyataan provokatif yang mengisyaratkan bahwa Kuba akan menjadi target kebijakan keras AS berikutnya. Hal ini disampaikan Trump usai serangkaian aksi militer Washington terhadap Venezuela dan Iran.

“Omong-omong, Kuba akan menjadi yang berikutnya, tetapi, anggap saja saya tidak mengatakan itu. Anggap saja saya tidak mengatakan itu. Tolong, tolong, tolong media, abaikan pernyataan itu. Terima kasih banyak. Kuba akan menjadi yang berikutnya,” ujar Trump dalam konferensi Future Investment Initiative di Miami, Florida, Jumat (27/3).

Pernyataan tersebut memicu spekulasi luas, mengingat rekam jejak militer AS yang agresif di awal tahun 2026. Diketahui, militer AS telah menyerbu Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro secara paksa pada 3 Januari lalu. Tak lama berselang, pada 28 Februari, AS bersama Israel meluncurkan serangan gabungan besar-besaran terhadap Iran yang hingga kini masih berlangsung.

Krisis Kemanusiaan di Kuba

Kuba saat ini tengah berada dalam kondisi yang sangat rapuh. Negara cerutu tersebut menghadapi krisis ekonomi dan energi yang parah akibat sanksi sepihak AS yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan telah memperingatkan bahwa kelangkaan bahan bakar yang ekstrem di Kuba mulai menjerumuskan negara itu ke dalam jurang krisis kemanusiaan yang mendalam.

Sebelumnya, pada awal Maret ini, Trump sempat mengancam bahwa pemerintahan Kuba akan "segera runtuh". Namun, ia juga menyatakan bahwa fokus utama pemerintahannya "saat ini" masih tertuju pada penyelesaian konflik di Iran. Pernyataan terbaru di Miami ini mempertegas bahwa posisi Kuba kini masuk dalam radar prioritas kebijakan luar negeri Trump selanjutnya.

(Ant/Xinhua/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya