Kamis 01 Juli 2021, 13:05 WIB

HUT Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping: Tak akan Pihak Asing Menindasnya

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
HUT Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping: Tak akan Pihak Asing Menindasnya

WANG Zhao / AFP
Masyarakat Tiongkok menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Ke-100 Partai Komunis Tiongkok di Lapang Tiananmen, Beijing, Kamis (1/7/2021).

 

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping mengatakan bahwa negaranya tidak akan pernah mengizinkan kekuatan asing untuk menggertak, menindas, atau menundukkan rakyatnya, dan setiap upaya untuk memecah belah bangsa pasti akan gagal.

Dalam pidatonya pada acara peringatan 100 tahun Partai Komunis Tiongkok, Xi mengobarkan api nasionalisme dengan menargetkan negara-negara yang ia pandang memiliki niat buruk terhadap Tiongkok. Dia menuturkan bahwa Tiongkok menentang hegemoni.

“Kami tidak pernah menggertak, menindas, atau menundukkan orang-orang dari negara lain mana pun, dan kami tidak akan pernah melakukannya,” kata pemimpin Tiongkok itu saat dia berdiri di atas Tiananmen menghadap ke alun-alun dan ribuan orang yang berkumpul untuk memperingati seratus tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok (CCP).

“Tiongkok tidak akan pernah mengizinkan siapa pun untuk menggertak atau menindasnya,” ucapnya.

“Siapa pun yang akan berusaha melakukannya, akan menemukan diri mereka berada di jalur tabrakan dengan tembok besar baja yang ditempa oleh lebih dari 1,4 miliar warga Tiongkok,” ujar Presiden Xi, dengan nada tinggi, disambut tepuk tangan meriah dan sorak-sorai dari kerumunan.

Berbicara selama lebih dari satu jam, Xi yang mengenakan setelan Mao abu-abu, menyatakan bahwa Tiongkok telah mencapai status kelas menengah dengan menggandakan produk domestik bruto per kapita dari satu dekade lalu, dan bergerak menuju pencapaian tujuan kedua membangun negara sosialis yang kuat dan modern pada tahun 2049.

Target kembarnya adalah dua sasaran seratus tahun CCP yang pertama dicapai pada seratus tahun berdirinya partai, dan yang kedua pada peringatan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

Xi memberi penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin revolusioner partai, seperti Mao Zedong dan Zhou Enlai, serta mengakui kontribusi pendahulunya Deng Xiaoping, Jiang Zemin dan Hu Jintao.

Dia juga mendesak negara untuk terus mengikuti kepemimpinan partai untuk mencapai peremajaan nasional, dan tetap setia pada semangat kemandirian dan inovasi partai.

Dia membahas pertanyaan tentang Taiwan dengan menegaskan kembali bahwa reunifikasi adalah komitmen tak tergoyahkan dari CCP dan memperingatkan bahwa setiap upaya untuk mendeklarasikan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri akan ditanggapi dengan tindakan tegas.

"Semua putra dan putri Tiongkok, termasuk rekan senegaranya di kedua sisi Selat Taiwan, harus bekerja sama dan bergerak maju dalam solidaritas, dengan tegas menghancurkan setiap plot 'kemerdekaan Taiwan',” tegasnya.

“Tidak ada yang boleh meremehkan tekad besar, kemauan kuat, dan kemampuan luar biasa rakyat Tiongkok untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial mereka,” imbuhnya.

Menanggapi komentar Xi, Taiwan mengatakan tekadnya untuk mempertahankan kedaulatan dan demokrasinya tetap tidak berubah,

Di Hong Kong dan Makau, Xi mengatakan Beijing juga akan melindungi keamanan nasional dan memastikan stabilitas sosial karena pemerintah pusat menjalankan yurisdiksi keseluruhan atas dua wilayah administrasi khusus tersebut.

Perayaan hari Kamis (1/7) di Tiananmen dimulai dengan nyanyian massal lagu-lagu komunis, diikuti dengan fly pass yang melibatkan pesawat tempur siluman J-20 dan helikopter angkut berat Z-8.

Sekitar 70 ribu penonton bergabung dengan para pemimpin tinggi Tiongkok termasuk mantan presiden Hu Jintao. Gambar-gambar yang beredar di televisi tampaknya tidak menunjukkan kehadiran mantan presiden Jiang Zemin. (Aiw/Straitstimes/OL-09)

Baca Juga

AFP

Korea Selatan Catat Kasus Harian Covid-19 Tertinggi

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:19 WIB
KOREA Selatan kembali mencatat jumlah kasus harian covid-19 tertinggi pada Minggu...
INDRANIL MUKHERJEE / AFP

India Catat Kasus Harian Covid-19 Lebih dari 330.000

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 19:31 WIB
India melaporkan 333.533 infeksi baru covid-19 selama 24 jam terakhir dengan 525 orang...
AFP.

Badan Bantuan MSF Kecam Koalisi Saudi Serang Penjara Yaman

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 18:50 WIB
Kelompok hak asasi telah lama mengkritik koalisi atas korban sipil dalam pengeboman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya