Kamis 24 Juni 2021, 23:12 WIB

Aktivis HAM Tewas, Warga Palestina Desak Presiden Mahmud Abbas Mundur

Mediaindonesia.com | Internasional
Aktivis HAM Tewas, Warga Palestina Desak Presiden Mahmud Abbas Mundur

AFP/Abbas Momani.
Para pengunjuk rasa--sambil mengusung foto Nizar Banat--menyerukan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk mundur.

 

PADA Kamis (24/6) sekitar 300 orang berkumpul di Ramallah, tempat kedudukan Otoritas Palestina (PA). Mereka menyerukan agar Presiden Mahmud Abbas mundur karena seorang aktivis hak asasi manusia dan kritikus Otoritas Palestina, NIzar Banat, meninggal pada Kamis (24/6).

"Penangkapan itu tidak membuat kami takut," teriak mereka sambil mengacungkan potret Nizar Banat. "Abbas, pergi!"

Pasukan keamanan menembakkan gas air mata. Satu pengunjuk rasa dipukul di wajahnya dengan tabung dan dirawat di rumah sakit.

Gerakan Islam Palestina Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan pihaknya menganggap Presiden Abbas bertanggung jawab penuh atas dampak kematian Banat.

Gubernur Hebron Jibrin al-Bakri mengatakan bahwa selama penangkapan Banat, "Kesehatannya memburuk. "Dia segera dipindahkan ke rumah sakit pemerintah Hebron. Setelah diperiksa oleh dokter, dia dinyatakan meninggal."

Banat dikenal karena videonya yang di-posting di Facebook saat dia mengecam dugaan korupsi di PA. Dia telah terdaftar sebagai kandidat dalam pemilihan parlemen Palestina yang telah ditetapkan berlangsung pada Mei tetapi Presiden Mahmud Abbas menundanya tanpa batas waktu.

 

Dua bulan lalu, Banat mengatakan rumahnya telah ditembak oleh penyerang tak dikenal. Bakri dan Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh mengatakan penyelidikan telah diluncurkan atas kematiannya. Didekati oleh AFP, pasukan keamanan Palestina menolak berkomentar. (OL-14)

Baca Juga

AFP

Topan In-Fa Terjang Pusat Bisnis Tiongkok dan Shanghai

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 18:32 WIB
Topan In-fa menerjang pusat bisnis Tiongkok, Shanghai, dan daerah sekitarnya di pesisir pada Minggu...
AFP/Thomas Coex

Macron Tuntut Penjelasan Israel Terkait Spyware Pegasus

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 18:29 WIB
Tuntutan itu disampaikan Macron saat  ia melakukan pembicaraan dengan Bennett melalui telepon, Sabtu...
MI/ROMMY PUJIANTO

Enam Warga India Tewas Tersambar Petir

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 18:25 WIB
Sedikitnya enam warga India tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka akibat disambar petir di Negara Bagian Madhya Pradesh, menurut...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya