Selasa 01 Juni 2021, 10:56 WIB

Pengungsi Rohingya Protes Kondisi di Penampungan Bangladesh

Basuki Eka Purnama, Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Pengungsi Rohingya Protes Kondisi di Penampungan Bangladesh

AFP/Munir Uz zaman
Kondisi tenda penampungan pengungsi Rohinya di Cox's Bazar di Bangladesh.

 

RIBUAN pengungsi Rohingya, Senin (31/5), menggelar aksi protes terkait kondisi kehidupan di pulau Bangladesh tempat mereka ditampung.

Sejak Desember, Bangladesh telah memindahkan 18 ribu dari rencana 100 ribu pengungsi ke Pulau Chashan Char di wilayah Cox's Bazar, tempat sekitar 850 ribu pengungsi Rohingya tinggal dalam kondisi memprihatinkan.

Mayoritas mereka melarikan diri dari gempuran brutal militer Myanmar pada 2017 yang disebut penyelidik PBB sebagai aksi genosida.

Baca juga: Filipina Perpanjang Pembatasan Covid-19 di Manila

Aksi demonstrasi pada Senin (31/5) melibatkan 4 ribu orang dan terjadi saat pejabat dari badan pengungsi PBB (UNHCR) melakukan lawatan.

"Warga Rohingya yang berada di sana langsung melakukan aksi tidak pantas saat perwakilan UNHCR tiba menggunakan helikopter," ujar kepala polisi setempat Alamgir Hossain.

"Mereka melemparkan batu hingga memecahkan kaca gudang. Mereka juga menyerang polisi. Mereka mengaku tidak ingin tinggal di sana," lanjutnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Olga MALTSEVA

Saint Petersburg Perketat Pembatasan Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 09:00 WIB
Saat ini, Rusia adalah negara Eropa yang paling parah terhantam covid-19 dengan angka kematian total berjumlah 224.310...
AFP/Kenzo TRIBOUILLARD

UE: Tidak Ada Pembicaraan Kesepakatan Nuklir Iran pada Kamis

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 08:30 WIB
Pernyataan itu muncul setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan negosiator nuklir negara itu, Ali Bagheri, akan pergi ke...
AFP/Andrew Harnik

AS tidak akan Ambil Bagian dalam Pembicaraan Soal Afghanistan yang Digelar Rusia

👤Basuki Eka Purnama, Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 06:30 WIB
Rusia, Tiongkok, dan Pakistan merupakan negara yang paling aktif berhubungan dengan Taliban sejak kelompok itu mengambil alih kekuasaan di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya