Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITISI Israel, Minggu (30/5), melangkah lebih dekat untuk membentuk koalisi yang akan mengakhiri era Perdana Menteri sayap kanan Benjamin Netanyahu, pemimpin terlama di negara itu.
Anggota parlemen yang menentang Netanyahu sedang dalam pembicaraan intensif menjelang tenggat waktu Rabu (2/6) malam. Ini karena gencatan senjata diadakan menyusul konflik militer mematikan terbaru dengan kelompok Islam Hamas di Jalur Gaza.
Netanyahu, 71, yang menghadapi persidangan atas tuduhan penipuan, penyuapan, dan pelanggaran kepercayaan, telah memegang kekuasaan melalui periode kekacauan politik. Akibatnya, hasil empat pemilihan tidak meyakinkan dalam waktu kurang dari dua tahun.
Setelah pemungutan suara pada Maret lalu, partai Likud Netanyahu memperoleh kursi terbanyak tetapi sekali lagi gagal membentuk pemerintahan. Mantan penyiar TV, Yair Lapid, sekarang mencoba membangun koalisi saingan.
Lapid, 57, memiliki waktu hingga Rabu pukul 23:59 waktu setempat untuk membangun koalisi yang terdiri dari setidaknya 61 deputi untuk mayoritas di 120 kursi Knesset.
Lapid berusaha untuk membentuk aliansi yang beragam. Media Israel menyebutnya sebagai blok untuk perubahan yang akan mencakup garis keras nasionalis Naftali Bennett serta anggota parlemen Arab-Israel.
Dalam tekadnya untuk menjatuhkan perdana menteri, Lapid telah menawarkan untuk berbagi kekuasaan dan membiarkan Bennett, 49, menjalani periode pertama dalam jabatan perdana bergilir.
Netanyahu, yang menjabat selama 12 tahun berturut-turut setelah masa jabatan tiga tahun sebelumnya, mencoba untuk mempertahankan kekuasaan pada Minggu. Ia menawarkan perjanjian pembagian kekuasaan terakhirnya sendiri kepada beberapa mantan sekutu termasuk Bennett.
Dia memperingatkan bahwa Israel sebaliknya akan diperintah oleh aliansi sayap kiri yang berbahaya.
Kemungkinan pemerintahan baru Lapid juga akan mencakup Partai Biru dan Putih Benny Gantz dan Partai Harapan Baru--mantan sekutu Netanyahu--Gideon Saar. Partai Yisrael Beitenu yang pro-penyelesaian Avigdor Liberman serta Partai Buruh dan Meretz juga akan bergabung dengan koalisi.
Mereka juga membutuhkan dukungan dari beberapa anggota parlemen Arab Israel keturunan Palestina untuk meloloskan pemungutan suara konfirmasi di parlemen. (AFP/OL-14)
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved