Rabu 19 Mei 2021, 14:24 WIB

Topan Tauktae Terjang India, 89 Orang Dilaporkan Hilang di Laut

mediaindonesi.com | Internasional
Topan Tauktae Terjang India, 89 Orang Dilaporkan Hilang di Laut

Sujit Jaiswal / AFP
Ombak besar yang dipicu topan Tauktae menghantam garis pantai di Kota Mumbai, India, Senin (17/5/2021).

 

SEBANYAK 89 orang masih hilang di India dan ratusan ribu orang kehilangan aliran listrik pada Rabu (19/5)  setelah topan besar Tauktae melanda wilayah India.

Kondisi cuaca buruk yang dipicu topan Tauktae telah menyebabkan menambah kesengsaraan negara India yang sedang menghadapi ‘tsunami’ kasus Covid-19 yang telah menewaskan 278.719 orang.

Topan Tauktae menerjang wilayah pantai barat India pada Selasa (18/5). Para ahli cuaca mengatakan topan besar itu sebagai bagiann dari peningkatan jumlah badai di Laut Arab yang dipicu perubahan iklim yang menyebabkan menghangatnya perairan.

Baca juga: Dalam Sepekan Terakhir, Kasus Covid-19 di India Menurun

Menghantam pantai barat Selasa (18/5) malam, Topan Tauktae adalah yang terbaru dari apa yang dikatakan para ahli sebagai peningkatan jumlah badai yang lebih besar di Laut Arab karena perubahan iklim yang menghangatkan perairannya.

Terkait hilangnya 89 orang di laut, pemerintah India telah mengerahkan pesawat dan helikopter melakukan pencarian. Mereka yang hilang adalah awak dan penumpang yang tenggelam karena gelombang laut yang tinggi dipicu topan Tauktae.   

M.K. Jha, Kepala Komando Angkatan Laut Barat India, mengatakan bahwa gelombang laut sangat kuat dan besar sehingga tim penyelmat mereka tidak dapat menaiki kapal.

“Mereka sangat mengharapkan bntuan tetapi mereka menghadapi gelombang yang besar...Mereka menghadapi gelombang laut dalam beberap jam,” kata Jha kepada saluran berita NDTV.

Sebelumnya, topan Tauktae melintasi wilayah di Negara Bagian Gujarat dengan hembusan yang mencapai 185 kilometer per jam yang memicu hujan deras dan angin kencang. Topan juga telah menewaskan sekitar 20 orang di wilayah India barat dan selatan.

Baca juga: Belajar dari India, Rusia, dan Singapura soal Penanganan Covid-19

Kini laporan terbaru, jumlah korban meninggal meningkat menjadi setidaknya 33 orang termasuk seorang anak yang tertimpa tembok yang runtuh. Seorang wanita berusia 80 tahun tewas tertimpa sebuah tiang dan seorang gadis remaja tewas karena atap rumahnya runtuh.

"Saya tidak pernah mengalami intensitas seperti itu dalam hidup saya," kata seorang pemilik hotel di Kota Bhavnagar. Topan Tauktae telah menghancurkan jendela-jendela rumah dan gedung di tepi laut dan membuat pohon dan kabel listrik roboh.

Lebih dari 16.500 rumah rusak, 40.000 pohon tumbang, dan hampir 6.000 desa mati listrik. Listrik dipulihkan ke sekitar 2.100 desa, tetapi ratusan ribu orang tetap tanpa listrik hingg Rabu (AFP/OL-09).

 

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Medcom.id

AS Tidak Yakin akan Kesepakatan Nuklir Iran

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:58 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah menyerukan penghentian pembicaraan, yang dilanjutkan pada hari Senin. Blinken menolak...
Medcom.id

Iran: Kesepakatan Nuklir Tergantung Niat Baik Pihak Barat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:38 WIB
AS, yang secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pada 2018, hanya berpartisipasi dalam pembicaraan secara tidak langsung atas desakan...
AFP/Abbas Momani.

Ketika Pengendara Mobil Israel Tersesat di Wilayah Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 21:34 WIB
Polisi mengidentifikasi salah satu orang Israel sebagai penduduk permukiman Shiloh di Tepi Barat. Satu lagi tinggal di kota Elad yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya