Jumat 09 April 2021, 15:07 WIB

Beri Suaka Aktivis Pro-Demokrasi, Tiongkok Kecam Tindakan Inggris

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Beri Suaka Aktivis Pro-Demokrasi, Tiongkok Kecam Tindakan Inggris

Tiziana FABI / AFP
Aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Nathan Law, menunjukkan poster saat di depan Gedung Kemenlui Italia, Roma, Italia, beberapa waktu lalu. .

 

OTORITAS Tiongkok menuding Inggris melindungi tersangka kriminal setelah memberikan suaka kepada aktivis pro-demokrasi Hong Kong sekaligus mantan politikus Nathan Law.

Law, yang melarikan diri dari Hong Kong pada Juni 2020, mengatakan, Rabu (7/4) bahwa dirinya telah diberikan suaka politik oleh Kantor Dalam Negeri Inggris.

Ia juga menunjukkan surat perintah penangkapannya berdasarkan undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan Beijing menunjukkan bahwa dirinya mendapat penganiayaan politik yang parah. Setidaknya 100 tokoh pro-demokrasi telah ditangkap berdasarkan undang-undang tersebut.

Angka yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan lebih dari 10.200 orang telah ditangkap atas protes massal yang melanda Hong Kong pada tahun 2019.

Pada Kamis (8/4), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian mengatakan Law adalah tersangka kriminal yang dicari oleh polisi Hong Kong.

"Kami dengan tegas menentang penyembunyian penjahat dalam bentuk apa pun oleh negara, organisasi, atau individu mana pun," kata Zhao.

"Jika Inggris secara terbuka mendukung mereka yang mencari kemerdekaan Hong Kong dan melindungi tersangka yang dicari, itu akan merupakan campur tangan besar dalam urusan peradilan Hong Kong dan pelanggaran hukum internasional dan norma dasar yang mengatur hubungan internasional,” imbuhnya.

Law termasuk di antara sejumlah tokoh luar negeri yang dicari oleh otoritas Hong Kong atas dugaan pelanggaran keamanan nasional, sebagaimana didefinisikan di bawah undang-undang yang luas dan banyak dikritik yang diberlakukan Beijing.

Tiongkok telah memberlakukan UU yang mengkriminalisasi terhadap mereka yang berbeda pendapat dengan pemerintah sebagai pemisahan diri, hasutan, kolusi asing, dan terorisme.

Law pertama kali menjadi terkenal selama gerakan payung 2014 sebelum membentuk partai politik Demosisto yang sekarang dibubarkan.

Law melarikan diri dari Hong Kong pada akhir Juni 2020. Dia mengatakan dirinya meninggalkan Hong Kong karena menghadapi bahaya di bawah undang-undang baru. Dia juga telah berbicara dengan Kongres AS tentang krisis tersebut.

Pendiri Demosisto, Agnes Chow dan Joshua Wong telah dipenjara, begitu pula puluhan tokoh demokrasi penting lainnya dan ratusan pengunjuk rasa sipil sebagai bagian dari tindakan keras yang mendalam terhadap semua bentuk penentangan terhadap pemerintahan Beijing.

Hanya seperempat dari 10.000 yang ditangkap selama protes 2020, atau sekitar 2.521 orang telah menghadapi dimulainya proses peradilan, menurut statistik yang dirilis oleh departemen Hong Kong kepada legislator pada Jumat.

Kurang dari setengah dari kasus-kasus itu telah diselesaikan, menghasilkan 614 hukuman, 186 pembebasan, dan 50 pencabutan dakwaan, menurut South China Morning Post. Di Twitter, Law berharap kasusnya akan meningkatkan pemahaman Kantor Dalam Negeri Inggris tentang situasi rumit di Hong Kong.

“Beberapa mungkin tidak memiliki cukup bukti untuk mendukung klaim mereka karena kurangnya laporan media atau melarikan diri sebelum penganiayaan. Ketakutan atas klaim mereka ditolak, kebanyakan dari mereka hidup dalam kesusahan dan kecemasan,” tuturnya. (Aiw/The Guardian/OL-09)

Baca Juga

Steve Parsons / POOL / AFP

Ratu Elizabeth Ucapkan Salam Perpisahan untuk Pangeran Philip

👤¬†Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 11:28 WIB
Ratu Elizabeth akan mengucapkan salam perpisahan kepada suaminya, Pangeran Philip, dalam upacara pemakaman yang digelar pada Sabtu...
MANDEL NGAN / AFP

Elon Musk Siap Kuasai Bisnis Luar Angkasa, Jeff Bezos Gigit Jari

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 10:02 WIB
Elon Musk mengalahkan Jeff Bezos dalam tender pembangunan pesawat ruang angkasa untuk NASA dengan nilai kontrak Rp42,1...
AFP/SILVIO AVILA

Dampak Covid-19, Brasil Imbau Wanita di Negaranya Tunda Kehamilan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 08:54 WIB
Brasil mengimbau wanita di negaranya untuk menunda kehamilan sampai pandemi covid-19 terburuk berlalu setelah muncul varian...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya