Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KRITIKUS Kremlin Alexei Navalny telah dipindahkan dari penjara Moskow ke lokasi yang tidak diketahui. Hal itu disampaikan oleh para pembantunya pada Kamis (25/2). Lawan paling menonjol Presiden Rusia Vladimir Putin itu bulan ini dijatuhi hukuman lebih dari dua tahun karena melanggar persyaratan pembebasan bersyaratnya saat tengah memulihkan diri di Jerman dari serangan keracunan. Pengacara Navalny, Olga Mikhailova, mengatakan tim pembela tidak tahu ke mana Navalny dibawa. '
"Mereka tidak memberi tahu siapa pun ke mana dia dikirim," kata Mikhailova kepada AFP.
Tangan kanan Navalny, Leonid Volkov, mengatakan keluarga politisi oposisi itu belum diberi tahu tentang keberadaannya dan menyatakan keprihatinan atas kurangnya transparansi.
Anggota Komisi Publik Moskow yang memantau hak asasi para tahanan, Eva Merkacheva, mengatakan dia yakin Navalny telah dikirim ke penjara koloni.
"Tidak ada pilihan lain," katanya kepada AFP.
baca juga: Rusia Tolak Permintaan ECHR untuk Bebaskan Navalny
Menurut undang-undang, tambahnya, politisi oposisi harus menjalani hukumannya di penjara tidak jauh dari ibu kota. Navalny menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memulihkan diri di Jerman dari serangan keracunan yang membuatnya jatuh sakit dalam penerbangan di Siberia pada Agustus. Namun, Rusia membantah terlibat dengan kejadian tersebut.
Dia segera ditangkap saat kembali ke Moskow pada pertengahan Januari dan Amnesty International menyatakan Navalny sebagai tahanan hati nurani. Pekan ini, kelompok aktivis yang berbasis di London itu mengatakan mereka tidak lagi mengakui Navalny sebagai tahanan hati nurani. (AFP/OL-3)
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Inggris sebut Epibatidine digunakan untuk meracuni Alexei Navalny. Ini cara kerja racun katak asal Amerika Selatan ini dan dampaknya bagi tubuh manusia.
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
Pengadilan di Moskow memerintahkan penangkapan in absentia terhadap Yulia Navalnaya, istri dari politisi oposisi Alexey Navalny, dengan tuduhan berpartisipasi dalam organisasi ekstremis.
Majalah Forbes memasukkannya sebagai salah satu orang terkaya di struktur militer Rusia.
Para pendukung Navalny di Rusia, meskipun tanpa harapan untuk perubahan politik, menemukan dukungan bersama dalam menghadapi pemerintahan keras Vladimir Putin.
Yulia Navalnaya meneruskan perjuangan suaminya, Alexei Navalny melawan Putin dengan gerakan Siang Melawan Putin, di mana warga ke TPS memilih kandidat selain Putin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved