Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR penyakit menular Amerika Anthony Fauci mengaku tidak setuju dengan pendekatan Inggris untuk menunda dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech.
Dia menuturkan bahwa Amerika Serikat tidak akan mengikuti jejak Inggris dan akan mengikuti panduan Pfizer-BioNTech untuk memberikan dosis kedua vaksinnya tiga minggu setelah yang pertama.
Meskipun menuai protes dari para dokter, Kepala Petugas Medis Inggris mempertahankan rencana mereka minggu ini untuk menunda pemberian dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech bagi pasien, yang berarti mereka harus menunggu hingga 12 minggu.
Perubahannya adalah memprioritaskan agar lebih banyak warga yang menerima dosis pertama mereka.
"Kami tahu dari uji klinis bahwa waktu optimal adalah memberikannya pada satu hari dan untuk (vaksin Moderna yang juga disetujui di AS) menunggu 28 hari sedangkan Pfizer 21 hari kemudian," ujarnya.
Dia menambahkan, meskipun pemerintah dapat membuat argumen untuk memperpanjang dosis, dia tidak akan melakukan hal itu.
Pfizer dan BioNTech juga memperingatkan bahwa kedua dosis vaksin penting untuk mencapai perlindungan maksimal terhadap covid-19. Mereka mengaku tidak memiliki bukti bahwa dosis pertama saja akan melindungi pasien setelah tiga minggu.
Di Inggris, langkah baru ini akan diterapkan pada orang-orang yang mendapat dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech setelah 4 Januari. Pasien yang mendapat suntikan pertama dari vaksin AstraZeneca-Oxford yang baru disetujui juga harus menunggu hingga 12 minggu.
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam, Kepala Petugas Medis Inggris Chris Whitty dan rekan-rekannya di Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara, mengatakan bahwa mereka mendukung keputusan untuk menunda pemberian dosis kedua untuk memastikan lebih banyak warga dapat menerima vaksin pertama sesegera mungkin.
"Kami harus mengikuti prinsip kesehatan masyarakat dan bertindak cepat jika kami ingin mengalahkan pandemi yang merajalela di masyarakat, dan kami yakin publik akan memahami dan berterima kasih kepada kami atas tindakan tegas ini,” tandasnya. (The Guardian/OL-13)
Baca Juga:
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump akhirnya berbicara via telepon di tengah ketegangan diplomatik terkait serangan ke Iran.
Mengaca pada kesuksesan Inggris dan AS, teknologi track & trace menjadi kunci amankan penerimaan cukai vape Indonesia
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved