Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Inggris vs Jepang Berakhir 0-1, Moriyasu Tegaskan Ini hanya Laga Uji Coba

Khoerun Nadif Rahmat
01/4/2026 14:59
Inggris vs Jepang Berakhir 0-1, Moriyasu Tegaskan Ini hanya Laga Uji Coba
Laga Inggris vs Jepang di Wembley berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Samurai Biru.(AFP)

Laga Inggris vs Jepang menghadirkan kejutan besar di Wembley. Tim Samurai Biru berhasil menundukkan Inggris dengan skor 1-0 dalam pertandingan persahabatan internasional, sekaligus mencatat kemenangan bersejarah atas salah satu tim favorit Piala Dunia 2026.

Gol tunggal Kaoru Mitoma di babak pertama menjadi pembeda dalam duel Inggris vs Jepang. Hasil ini juga membuat Inggris menelan kekalahan pertama mereka dari wakil Asia.

Meski meraih hasil impresif, pelatih Jepang Hajime Moriyasu menegaskan kemenangan atas Inggris tidak boleh dijadikan tolok ukur mutlak untuk melihat kekuatan kedua tim menjelang Piala Dunia 2026. Menurutnya, status laga yang hanya uji coba membuat hasil akhir tetap harus disikapi secara proporsional.

Pelatih Jepang itu mengingatkan bahwa Inggris tampil tanpa sejumlah pemain penting seperti Harry Kane, Declan Rice, dan Bukayo Saka. Karena itu, Moriyasu menilai tim yang akan tampil di Piala Dunia nanti bisa sangat berbeda dibanding yang tampil dalam laga Inggris vs Jepang di Wembley.

“Datang ke Piala Dunia, saya tahu itu akan menjadi tim yang benar-benar berbeda untuk Inggris,” ujar Moriyasu.

“Juga, bagi kami, pertandingan ini pada akhirnya hanya laga persahabatan, jadi kami harus mengingat itu juga.”

Sebelum duel Inggris vs Jepang, Samurai Biru tampil sangat meyakinkan di kualifikasi Asia. Mereka menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Jepang juga sempat mencuri perhatian setelah mengalahkan Brasil 3-2 dalam laga uji coba pada Oktober.

Performa Jepang yang konsisten membuat mereka semakin diperhitungkan. Saat ini, Jepang menempati peringkat ke-18 dunia dan tetap menjadi tim terbaik Asia. Di putaran final Piala Dunia 2026, mereka akan menghadapi tantangan berat karena tergabung bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia.

Meski grup yang ditempati tidak mudah, Jepang diyakini tetap memiliki peluang besar untuk lolos ke fase gugur. Target berikutnya adalah melampaui pencapaian terbaik mereka yang sejauh ini selalu terhenti di babak 16 besar.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Jepang sempat mencuri perhatian setelah mengalahkan Spanyol dan Jerman di fase grup. Namun langkah mereka terhenti di babak gugur setelah kalah adu penalti dari Kroasia.

Skuad Jepang saat ini juga diisi banyak pemain yang berkarier di kompetisi elite Eropa. Kaoru Mitoma, pencetak gol dalam laga Inggris vs Jepang, tampil menonjol bersama Brighton di Liga Inggris. Selain itu ada Daichi Kamada yang bermain untuk Crystal Palace, serta Ao Tanaka dari Leeds United.

Takefusa Kubo tidak tampil dalam pertandingan ini karena mengalami cedera. Penyerang Real Sociedad berusia 24 tahun itu tetap menjadi salah satu andalan Jepang setelah mencatatkan 29 gol dan 21 assist dalam 213 pertandingan La Liga sejak 2019.

Di sektor penjaga gawang, Moriyasu masih menaruh kepercayaan penuh kepada Zion Suzuki. Kiper berusia 23 tahun kelahiran New Jersey itu kini bermain untuk Parma di Serie A dan disebut-sebut masuk radar sejumlah klub Liga Inggris.

Setelah kemenangan dalam laga Inggris vs Jepang, Moriyasu kembali menegaskan ambisi besar timnya di Piala Dunia 2026. Ia percaya Jepang memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim mana pun di level tertinggi.

“Saya yakin kami bisa menang siapa pun lawan yang kami hadapi,” ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya