Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA negara Amerika Latin, pada Kamis (24/12), meluncurkan program imunisasi massal. Tenaga medis di Meksiko dan Cile termasuk yang pertama menerima vaksin. Kosta Rika pun memulai program imunisasinya.
Meksiko menyiarkan program imunisasi massal setelah negara tersebut menerima 3.000 dosis pertama vaksin Pfizer/BioNTech dari Belgia.
"Itu hadiah terbaik yang bisa saya terima pada 2020," kata perawat Meksiko yang berusia 59 tahun Maria Irene Ramirez saat menerima suntikan di sebuah rumah sakit di ibu kota.
Meksiko telah mencatat lebih dari 120.000 kematian akibat covid-19, jumlah korban tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil dan India.
Di Cile, asisten perawat yang berusia 46 tahun Zulema Riquelme adalah orang pertama yang terlihat menerima vaksin di hadapan Presiden Sebastian Pinera.
"Saya sangat senang dan gugup," kata Riquelme beberapa jam setelah 10.000 dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech tiba dengan pesawat.
Baca juga: Satu Juta Dosis Vaksin Covid-19 Dipesan Kosta Rika
Elizabeth Castillo, seorang penghuni panti jompo yang berusia 91 tahun dan duduk di kursi roda, adalah orang pertama di Kosta Rika yang divaksinasi.
"Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, karena saya telah meminta begitu banyak darinya. Hidup saya sangat penting bagi saya, jadi manfaatkan setiap momen," ujarnya.
Sementara itu, Argentina menerima 300.000 dosis pertama vaksin Sputnik V Rusia pada Kamis dalam penerbangan khusus dari Moskow. Negara itu adalah yang pertama di Amerika Latin yang menyetujui vaksin buatan Rusia.
Presiden Argentina Alberto Fernandez telah berjanji untuk menerima suntikan pertama dari vaksin Sputnik V. Hal itu dilakukan untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut dapat diandalkan setelah ada kritik bahwa vaksin tersebut terdaftar sebelum dimulainya uji klinis skala besar. (AFP/OL-5)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Ekuador usir Dubes Kuba setelah Trump wacanakan "friendly takeover". Menlu Kuba sebut langkah ini akibat tekanan agresif AS untuk isolasi Havana di kawasan.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan SDA Venezuela adalah hak mutlak rakyatnya dan memperingatkan bahaya preseden buruk intervensi asing.
Donald Trump ancam Presiden Kolombia Gustavo Petro terkait kokain dan klaim Kuba segera runtuh tanpa sokongan Venezuela. Ketegangan Amerika Latin meningkat.
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Pertemuan Prabowo dan Silva usai KTT BRICS juga menjadi sinyal rencana Indonesia membuka pasar baru di negara-negara Amerika Latin, dengan menjadikan Brasil sebagai pintu gerbangnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved