Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat pada Senin (14/12) menjatuhkan sanksi terhadap badan pengadaan militer Turki. Ini diputuskan setelah sekutu NATO itu membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.
"Tindakan hari ini mengirimkan sinyal yang jelas bahwa Amerika Serikat akan menerapkan sepenuhnya (UU AS) dan tidak akan menoleransi transaksi signifikan dengan sektor pertahanan dan intelijen Rusia," kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam pernyataan.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya melarang semua lisensi ekspor AS ke Presidensi Industri Pertahanan dan menolak visa apa pun untuk presiden badan tersebut, Ismail Demir.
Tahun lalu, Rusia mengirimkan sistem pertahanan udara S-400, meskipun ada peringatan bahwa itu tidak sesuai dengan menjadi bagian dari aliansi NATO.
"Amerika Serikat menjelaskan kepada Turki pada tingkat tertinggi dan pada banyak kesempatan bahwa pembelian sistem S-400 akan membahayakan keamanan teknologi dan personel militer AS dan memberikan dana yang besar untuk sektor pertahanan Rusia, serta akses Rusia ke angkatan bersenjata dan industri pertahanan Turki," terang Pompeo.
"Turki tetap memutuskan untuk melanjutkan pengadaan dan pengujian S-400, meskipun ada ketersediaan alternatif, sistem yang dapat dioperasikan NATO untuk memenuhi persyaratan pertahanannya," jelasnya.
Turki pun mengutuk sanksi AS yang tidak adil terhadap badan pengadaan militernya, SSB, yang dijatuhkan oleh Washington atas pembelian rudal pertahanan udara S-400 oleh Ankara dari Rusia.
"Kami mendesak AS untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang tidak adil ini seperti yang diumumkan hari ini, menekankan sekali lagi bahwa Turki siap untuk mengatasi masalah ini melalui dialog dan diplomasi sesuai dengan semangat aliansi yang mengikat dua mitra NATO," kata Kementerian Luar Negeri Turki. (AFP/OL-14)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (27/3), mengatakan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran.
MILITER Iran menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat (AS) dan Israel.
PENTAGON dilaporkan tengah menyiapkan skenario operasi darat di Iran selama beberapa minggu ke depan. Ini seiring pengerahan ribuan pasukan Amerika Serikat (AS) ke kawasan Timur Tengah.
Menlu Turki Hakan Fidan sebut Israel hambatan terbesar damai di Timur Tengah. Israel dinilai manfaatkan politik AS untuk agenda strategis dan perpanjang instabilitas.
Jutaan warga AS gelar protes 'No Kings' jilid III untuk lawan gaya kepemimpinan otoriter Donald Trump dan menuntut penghentian perang dengan Iran yang kian memanas.
Kapal induk USS Gerald R. Ford bersandar di Kroasia untuk perbaikan darurat usai insiden kebakaran di Laut Merah yang melukai kru dan merusak fasilitas internal kapal.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved