Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengecam Presiden Donald Trump atas penanganan pandemi covid-19, tanggapannya terhadap kerusuhan rasial, dan berbagai hal mendasar lainnya. Hal itu disampaikan Obama dalam kampanye pertamanya secara langsung untuk Joe Biden, mantan wakil presidennya, Rabu (22/10) waktu setempat.
Dengan waktu kurang dari dua minggu hingga Hari Pemilihan, Obama menyampaikan kecaman besar-besaran terhadap Trump sambil mendesak warga kulit hitam, progresif, dan pemilih lainnya untuk tidak absen dalam pemilihan 3 November.
“Pemilu ini menuntut setiap dari kita untuk melakukan bagian kita. Apa yang kita lakukan 13 hari ke depan akan menjadi masalah selama beberapa dekade mendatang,” kata Obama pada rapat umum yang dihadiri sekitar 300 mobil.
Baca juga: Trump Janjikan Pemulihan Ekonomi
“Fakta bahwa kita tidak mendapatkan 100% dari apa yang kita inginkan dengan segera bukanlah alasan yang baik untuk tidak memilih,” lanjutnya
Kunjungan Obama ke Philadelphia menggarisbawahi pentingnya Pennsylvania, negara bagian yang paling sering dikunjungi Biden pada musim kampanye ini.
Trump juga memprioritaskan negara bagian itu dan para pembantunya mengakui jalannya menuju kemenangan akan sangat sempit tanpa 20 suara elektoral dari negara bagian itu.
Trump, Rabu (21/10), berada di Erie, salah satu wilayah negara bagian Pennsylvania yang dimenangkan Obama dua kali sebelum beralih ke Trump.
Secara khusus menargetkan pemilih yang mungkin kecewa, Obama menawarkan pembelaan atas kesopanan bangsa dan validasi pribadi bahwa Biden dan pasangannya, Senator California Kamala Harris, dapat memenuhi itu.
“Amerika adalah tempat yang baik dan layak, tapi kami baru saja melihat begitu banyak omong kosong dan keributan sehingga terkadang sulit untuk diingat,” katanya.
“Saya meminta Anda untuk mengingat seperti apa negara ini. Saya meminta Anda untuk percaya pada kemampuan Joe dan Kamala untuk memimpin negara ini keluar dari masa-masa kelam ini dan membantu kami membangunnya kembali dengan lebih baik," tambah Obama.
Selama pidatonya dan pada pertemuan meja bundar sebelumnya dengan pria kulit hitam, Biden berbicara tentang rencana Demokrat. Partainya mempunyai agenda untuk menghadapi covid-19 sambil menangani ketegangan sosial dan ekonomi negara, termasuk kesenjangan yang mengakar dalam rasisme.
“Saya sangat yakin pada Joe Biden dan Kamala Harris yang dikelilingi dengan orang-orang yang serius, yang tahu apa yang mereka lakukan, yang mewakili semua orang - bukan hanya beberapa orang - dan kami kemudian dapat menggali diri sendiri dari ini lubang," kata Obama.
Empat tahun lalu, Obama menyampaikan argumen penutup Hillary Clinton di Philadelphia - pada rapat umum dengan ribuan orang di malam sebelum Hari Pemilihan.
Sekarang, dengan kampanye pandemi covid-19 yang meningkat, jauh lebih sedikit pemilih yang melihat mantan presiden itu secara langsung.
Tetapi dia mengingatkan para pemilih pada 2016, ketika Trump mengalahkan Clinton di Pennsylvania, Michigan, dan Wisconsin untuk membentuk mayoritas Electoral College meskipun kehilangan suara populer secara nasional.
“Kami tidak bisa berpuas diri,” Obama memperingatkan. "Saya tidak peduli dengan jajak pendapat. Ada banyak polling terakhir kali. Tidak berhasil karena banyak orang tinggal di rumah dan menjadi malas dan berpuas diri. Tidak kali ini. Bukan pemilihan ini."
Philadelphia adalah salah satu benteng Demokrat di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama. Jumlah pemilih kulit hitam, empat tahun lalu, turun ketimbang kala pemilihan kembali Obama pada tahun 2012 dalam jumlah yang cukup besar untuk mendorong pemilihan yang menguntungkan Trump. (France24/OL-1)
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Teheran digempur, Iran tuding AS-Israel ingin pecah negara demi minyak. Harga minyak melonjak 25% sementara Mojtaba Khamenei resmi pimpin Iran gantikan Ali Khamenei.
HARGA minyak dunia hari ini tembus di atas USD 100 per barel. PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim harga minyak dunia akan turun setelah tak ada lagi ancaman nuklir Iran.
Presiden AS Donald Trump sebut terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran "tidak dapat diterima". Teheran abaikan ancaman Washington.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved