Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Presiden Donald Trump menyebut pakar penyakit menular Anthony Fauci sebagai bencana, Senin (19/10). Trump menyuarakan rasa frustrasinya dengan ilmuwan tersebut selama panggilan telepon yang dimaksudkan untuk meyakinkan staf kampanye bahwa dia memiliki jalan menuju kemenangan pada 3 November meski tertinggal dalam jajak pendapat.
Trump dan Fauci, anggota gugus tugas covid-19 AS, telah berselisih tentang cara terbaik menangani pandemi yang telah menewaskan lebih dari 219.000 orang di 'Negeri Paman Sam' itu dan melemahkan peluang presiden Republik untuk terpilih kembali.
Fauci, 79, yang pernah bertugas di bawah presiden Republik dan Demokrat serta merupakan salah satu ilmuwan paling dihormati di AS telah mendesak agar covid-19 tetap ditangani dengan serius. Namun, Trump menilai dampak terburuk virus itu telah berlalu.
Baca juga: Pejabat Gedung Putih ke Suriah untuk Bebaskan Warga AS
"Fauci adalah bencana. Jika saya mendengarkannya, kita akan mendapatkan 500.000 kematian," kata Trump.
Fauci secara terbuka mengeluh tentang dikutip dalam iklan kampanye pemilihan ulang Trump yang membahas tanggapan pandemi pemerintah. Dia mengatakan, dalam sebuah wawancara, bahwa dirinya tidak terkejut Trump sendiri tertular virus.
Trump, berbicara dari hotel di Las Vegas menjelang dua aksi unjuk rasa di Arizona, mengatakan Fauci melakukan pengeboman selama wawancara TV. Tetapi itu akan menjadi "bom yang lebih besar jika Anda memecatnya."
Menurut Trump, orang Amerika sudah muak dengan pembatasan pandemi. Selama berbulan-bulan lockdown, dampak kerugian pun semakin luas baik pada kesehatan maupun ekonomi yang terpukul.
"Orang-orang berkata 'Terserah. Tinggalkan kami sendiri'. Mereka lelah. Orang-orang lelah mendengar Fauci dan semua idiot ini," kata Trump,
"Fauci adalah pria yang baik. Dia sudah ada di sini selama 500 tahun," tambah Trump.
Senator Republik Lamar Alexander justru mengeluarkan pernyataan yang menyebut Fauci, yang telah menjadi direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular sejak 1984, sebagai salah satu pegawai negeri paling terhormat di AS.
"Jika lebih banyak orang Amerika memperhatikan nasihatnya, kita akan memiliki lebih sedikit kasus covid-19, dan akan lebih aman untuk kembali ke sekolah dan kembali bekerja dan keluar untuk makan," kata Alexander.
Adapun, dengan tersisa 15 hari hingga Hari Pemilu, Joe Biden dari Partai Demokrat memimpin dalam jajak pendapat nasional. Dan di banyak negara bagian tempat pemilu kemungkinan besar akan diputuskan, Biden dinilai ungguli Trump. (CNA/OL-1)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved