Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, memberikan respons keras terhadap meningkatnya retorika militer Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Dalam pertemuan dengan ribuan warga Tabriz di Hussainiyah Imam Khomeini, Teheran, Selasa (17/2) waktu setempat, Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak gentar menghadapi pengerahan armada tempur AS.
Menanggapi pengiriman kapal induk AS ke kawasan tersebut, Khamenei memberikan peringatan simbolis namun tajam. "Meskipun kapal perang adalah perangkat yang berbahaya, yang lebih berbahaya darinya adalah senjata yang mampu mengirim kapal itu ke dasar laut," tegasnya dalam peringatan setahun Pemberontakan Rakyat Tabriz 1978, seperti dilansir kantor berita semiresmi negara Iran, Tasnim.
Khamenei menilai ancaman Washington sebagai tanda keputusasaan dan penurunan supremasi global 'Negeri Paman Sam'. Ia menyebut tuntutan Washington agar Iran menghentikan program rudal dan pengayaan nuklir sebagai tindakan irasional yang melanggar kedaulatan nasional.
"Kepemilikan senjata pencegah (deterrent) adalah kewajiban bagi bangsa kami. Tanpa itu, sebuah negara akan hancur di bawah kaki musuh," ujarnya. Ia juga mempertanyakan logika negosiasi AS yang dinilai sudah menentukan hasil akhir sebelum pembicaraan dimulai--yakni penghapusan total hak nuklir Iran.
Dalam pidatonya, Khamenei juga menyinggung masalah domestik ekonomi dan sosial yang melanda AS sebagai sinyal keruntuhan kekaisaran Amerika Serikat.
Meskipun tensi memanas, Khamenei meminta rakyat Iran untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan percaya diri. Ia meyakini bahwa AS menyadari konsekuensi fatal dan kehancuran reputasi internasional jika mereka melakukan salah kalkulasi militer terhadap Iran. (B-3)
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) harus berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Jumat (2/1).
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved