Minggu 18 Oktober 2020, 04:30 WIB

Erdogan Tuding Kanada tidak Sejalan dengan Semangat Aliansi

Mediaindonesia.com | Internasional
Erdogan Tuding Kanada tidak Sejalan dengan Semangat Aliansi

AFP/Johannes EISELE
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

 

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bahwa penangguhan Kanada atas ekspor beberapa teknologi pesawat tanpa awak tidak sejalan dengan semangat aliansi, mengingat kedua negara merupakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Kanada menangguhkan ekspor beberapa teknologi pesawat tanpa awak ke Turki awal bulan ini karena menyelidiki tuduhan peralatan itu digunakan oleh pasukan Azerbaijan  yang terlibat dalam pertempuran dengan Armenia.

Dalam pembicaraan telepon pada Jumat malam (16/10), Erdogan dan Trudeau membahas peningkatan hubungan dan peningkatan perdagangan bilateral. Keduanya juga membicarakan upaya mengatasi masalah terkait kerja sama di sektor pertahanan.

"Selama panggilan telepon, Presiden Tayyip Erdogan mengatakan penangguhan Kanada atas ekspor beberapa perangkat militer ke Turki karena konflik Azerbajian-Armenia bertentangan dengan semangat aliansi," kata Kantor Kepresidenan Turki.

Menyusul pengumuman Kanada, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan penangguhan itu menunjukkan standar ganda.

Ekspor militer Turki ke sekutunya, Azerbaijan, telah meningkat enam kali lipat tahun ini, dengan penjualan pesawat nirawak dan peralatan militer lainnya meningkat menjadi 77 juta dolar AS hanya pada bulan lalu, sebelum pertempuran pecah di wilayah Nagorno-Karabakh, menurut data ekspor.

Ankara mengatakan berdiri kokoh di samping sekutu dekatnya dalam konflik Nagorno-Karabakh.

Kelompok pengawas senjata Kanada, Project Plowshares, mengatakan video serangan udara yang dirilis oleh Azerbaijan menunjukkan bahwa pesawat tanpa awak telah dilengkapi dengan sistem pencitraan dan penargetan yang dibuat oleh L3Harris Wescam, unit L3Harris Technologies Inc. yang berbasis di Kanada. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Johan ORDONEZ / AFP

Guatemala Tahan Ratusan Migran Honduras yang Ingin Masuk ke AS

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 13:52 WIB
Palang Merah memperkirakan bahwa hingga 4.000 orang kemungkinan ikut dengan karavan, karena Honduras dilanda kekerasan dan kehancuran...
AFP/MANDEL NGAN

Trump Pilih ke Luar Kota Saat Pelantikan Biden

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 12:57 WIB
Trump akan menjadi presiden AS pertama dalam tempo 1,5 abad yang tidak hadir di pelatikan...
Michael DANTAS / AFP

Brasil Catat Penambahan 69.198 Kasus dan 1.151 Kematian Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 12:23 WIB
Brasil mengonfimasi total 8.390.341 kasus Covid-19 sejak pandemi mewabah, dengan total kematian mencapai 208.133, berdasarkan data...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya