Selasa 13 Oktober 2020, 05:15 WIB

Polisi Malaysia Jadwalkan Pemanggilan terhadap Anwar Ibrahim

(Van/CNA/I-1) | Internasional
Polisi Malaysia Jadwalkan Pemanggilan terhadap Anwar Ibrahim

(Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Pemimpin Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim

 

POLISI Malaysia mengatakan kemarin bahwa mereka telah meminta pemimpin oposisi Anwar Ibrahim untuk memberikan pernyataan setelah mereka menerima keluhan tentang nama-nama anggota parlemen yang muncul di media berita yang dilaporkan mendukung klaimnya atas jabatan perdana menteri.

Anwar pekan lalu mengumumkan bahwa dia telah diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Raja Sultan Abdullah pada Selasa. Pertemuan itu untuk mempresentasikan dokumentasi yang menyatakan dia memperoleh mayoritas yang kuat dan meyakinkan dari legislator di balik upayanya untuk menggantikan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan mereka telah menerima pengaduan atas daftar 121 anggota parlemen federal yang beredar luas yang diduga mendukung tawaran Anwar. Sejauh ini belum ada dukungan publik yang signifikan untuk Anwar.

Polisi mengatakan salah satu pengaduan diajukan anggota parlemen, tetapi tidak mengungkapkan identitas pengadu lainnya atau isi pengaduan tersebut.

"Polisi mendesak masyarakat untuk tidak khawatir dengan penyebaran berita tersebut dan menyarankan semua pihak yang berkepentingan agar tidak menyebarkan berita yang belum diverifikasi," kata Direktur Departemen Investigasi Kriminal Huzir Mohamed.

"Polisi tidak akan ragu untuk menindak mereka yang menyebarkan berita palsu, tidak diverifikasi, dan menyesatkan."

Huzir menambahkan, mereka awalnya meminta Anwar untuk memberikan pernyataannya pada Senin pagi. Namun, karena jadwal yang bentrok, mereka akan menetapkan tanggal baru untuk pemanggilan itu.

Sebelumnya, Anwar mengatakan anggota Partai Keadilan Rakyat telah diperintahkan untuk tidak mengadakan pertemuan apa pun saat dia menghadiri audiensi dengan raja.

"Saya juga mengimbau semua warga Malaysia untuk tetap tenang saat sesi audiensi ini berlangsung dan tetap tenang untuk proses selanjutnya yang terjadi setelahnya," kata Anwar. (Van/CNA/I-1)

Baca Juga

AFP/Arun SANKAR

Keadaan Darurat Di Sri Lanka Segera Dicabut

👤Widhoroso 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 23:15 WIB
PEMERINTAH Sri Lanka tidak akan memperpanjang keadaan darurat yang sebelumnya diberlakukan untuk mengendalikan protes...
AFP/BULENT KILIC

Zelenskyy Peringatkan Malapetaka Zaporizhzhia Ancam Seluruh Eropa

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 22:40 WIB
Zelenskyy meminta masyarakat internasional untuk mengadopsi sanksi keras baru terhadap Rusia dan tidak menyerah pada pemerasan...
AFP/MANDEL NGAN

Ibu Negara AS Positif Covid-19

👤Widhoroso 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 22:36 WIB
JILL Biden, isteri Presiden AS Joe Biden positif terpapar Covid-19 dengan gejala ringan. Ibu Negara AS tersebut positif Covid-19 dua pekan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya