Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa pada Senin (14/8) meminta Tiongkok untuk memberikan akses pengamat independen ke wilayah Xinjiang, setelah Beijing dituduh mengatur pelanggaran hak yang meluas terhadap populasi muslim Uighur di wilayah tersebut. Presiden Dewan UE Charles Michel mengatakan hal itu selama konferensi virtual dengan Presiden Tiongko Xi Jinping. UE menilai bahwa langkah-langkah yang diambil di Xinjiang tidak proporsional dengan klaim untuk memerangi terorisme. Dan Barat pun telah beberapa kali menyerukan agar para pengamat diberikan akses ke kawasan itu.
"Kami mengulangi keprihatinan kami atas perlakuan Tiongkok terhadap minoritas di Xinjiang dan Tibet, dan perlakuan terhadap pembela hak asasi manusia dan jurnalis.Kami meminta akses bagi pengamat independen ke Xinjiang dan kami menyerukan pembebasan warga Swedia yang ditahan sewenang-wenang, Gui Minhai dan dua warga negara Kanada," kata Michel.
Adapun kelompok hak asasi manusia, akademisi dan jurnalis telah mendokumentasikan tindakan kekeras terhadap Muslim Uighur dan Kazakh di Xinjiang, termasuk penahanan massal, sterilisasi paksa, kerja paksa, serta pembatasan gerakan dan agama yang intens. Aktivis mengatakan sekitar satu juta orang Uighur dan lainnya telah dipenjara di kamp, penahanan massal yang menurut pejabat AS memiliki kesamaan dengan Holocaust.
Namun, Tiongkok membantah semua tuduhan dengan mengatakan kamp-kamp itu sebagai pusat pelatihan kejuruan. Beijing tengah berusaha memberikan pendidikan untuk mengurangi daya tarik radikalisme Islam.
baca juga: AS Larang Produk Tiongkok Hasil Kerja Paksa Muslim Uighur
Selain itu, video meeting antara Michel, Xi, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga menyentuh Hong Kong. UE khawatir kebebasan utama warga kota semi-otonom itu sedang terkikis.
"Undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong terus menimbulkan keprihatinan besar. Uni Eropa dan Negara anggota kami telah menanggapi dengan satu suara yang jelas suara demokratis di Hong Kong harus didengar, hak dilindungi, dan otonomi dipertahankan," kata Michel.
"Kami meminta Tiongkok untuk menepati janji mereka kepada rakyat Hong Kong dan komunitas internasional," tutupnya.(AFP/OL-3)
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Muslim Muda Banten (FMMB) mengutuk keras tindakan pemerintah Tiongkok terhadap masyarakat muslim yang ada di Uighur.
Tiongkok mengubah nama ratusan desa di wilayah Xinjiang sebagai sebuah upaya menghapus makna budaya dan agama bagi etnis Uighur,
Salah satu perwakilan massa dari Aliansi Mahasiswa Islam Bersatu (AMIB), Amril, menduga Abdulhakim dan organisasinya mendukung Israel dibandingkan Palestina.
Sebagai Direktur Eksekutif Pusat Studi Uighur, Abdulhakim Idris diduga menjadi corong kepentingan negara barat.
POLISI antihuru hara berpatroli di lingkungan perkotaan dekat ibu kota India pada Rabu (2/8), setelah meletusnya dua kasus kerusuhan sektarian yang telah menewaskan enam orang.
Wang Xiaohing berdalih tindakan ini untuk memberantas kekuatan kriminal dan menopang keamanan politik, serta kontrol sosial di seluruh negeri.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved