Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PRANCIS melaporkan hampir 4.900 kasus virus korona baru selama 24 jam terakhir, angka tertinggi sejak Mei. Menteri kesehatan mengakui ada risiko dalam peningkatan tingkat infeksi. Otoritas kesehatan Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan 4.897 tes positif baru terdaftar pada Minggu (23/8), naik tajam dari angka Sabtu, 3.602. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Prancis sejak negara itu membuka kembali dari penguncian dua bulan lalu.
"Kami berada dalam situasi ada risiko," kata Menteri Kesehatan Olivier Veran dalam wawancara dengan surat kabar Le Journal du Dimanche saat warga Prancis bersiap untuk kembali bekerja dari liburan musim panas.
Dia menekankan situasinya tidak sama seperti saat Februari ketika virus mulai menyebar di Prancis. Kasus covid-19 sekarang beredar empat kali lebih banyak di antara mereka yang berusia di bawah 40-an daripada di atas 65-an. Uji usap sekarang telah ditingkatkan sehingga Prancis dapat melakukan 700.000 tes seminggu. Olivier menambahkan bahwa risiko pascapenguncian adalah banyak anak muda di bawah 40 tahun terinfeksi covid-19 dibandingkan kelompok usia di atas 65 tahun. Dan anak muda berisiko menularkan covid-19 kepada orang lebih tua.
Veran menyesalkan sebagian besar infeksi terjadi dalam situasi pesta yang dihadiri oleh kaum muda. Aturan jarak sosial tidak dihormati. Selama musim panas swab test ditingkatkan hingga 3 persen. Prancis pun tidak merencanakan lagi melakukan penguncian (lockdown) kendati jumlah warga yang terinfeksi meningkat. Prancis akan menerapkan tindakan skala lokal dianggap lebih baik.
baca juga: Korban Jiwa telah Lebih 800 Ribu Orang
Saat ini ada 4.709 orang dirawat di rumah sakit di Prancis dengan infeksi virus korona, sementara 383 dalam perawatan intensif, kata otoritas kesehatan. Satu kematian lagi tercatat pada Minggu, sehingga jumlah total kematian karena covid-19 orang yang menderita covid-19 di Prancis menjadi 30.513.
"Covid-19 yang menyebar sama dan telah menewaskan 30.000 orang Prancis. Hanya profil pasien yang berubah, mereka lebih muda dan gejala lebih sedikit," ujarnya seperti dikutip AFP. (OL-3)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
ANGGOTA pertama kelompok yang nanti disebut Garda Revolusi Iran (IRGC) dilatih dalam desa terpencil di luar Paris, Prancis.
AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved