Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Prancis Laporkan 4.900 Kasus Covid-19, Tertinggi Pascalockdown

Haufan Hasyim Salengke
24/8/2020 07:20
Prancis Laporkan 4.900 Kasus Covid-19, Tertinggi Pascalockdown
Para pemuda berkumpul dengan mengabaikan protokol kesehatan di Causse Mejean, Cevennes National Park, selatan Prancis, Minggu (23/8/2020)(Pascal GUYOT / AFP)

PRANCIS melaporkan hampir 4.900 kasus virus korona baru selama 24 jam terakhir, angka tertinggi sejak Mei. Menteri kesehatan mengakui ada risiko dalam peningkatan tingkat infeksi. Otoritas kesehatan Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan 4.897 tes positif baru terdaftar pada Minggu (23/8), naik tajam dari angka Sabtu, 3.602. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Prancis sejak negara itu membuka kembali dari penguncian dua bulan lalu. 

"Kami berada dalam situasi ada risiko," kata Menteri Kesehatan Olivier Veran dalam wawancara dengan surat kabar Le Journal du Dimanche saat warga Prancis bersiap untuk kembali bekerja dari liburan musim panas.

Dia menekankan situasinya tidak sama seperti saat Februari ketika virus mulai menyebar di Prancis. Kasus covid-19 sekarang beredar empat kali lebih banyak di antara mereka yang berusia di bawah 40-an daripada di atas 65-an. Uji usap sekarang telah ditingkatkan sehingga Prancis dapat melakukan 700.000 tes seminggu. Olivier menambahkan bahwa risiko pascapenguncian adalah banyak anak muda di bawah 40 tahun terinfeksi covid-19 dibandingkan kelompok usia di atas 65 tahun. Dan anak muda berisiko menularkan covid-19 kepada orang lebih tua.

Veran menyesalkan sebagian besar infeksi terjadi dalam situasi pesta yang dihadiri oleh kaum muda. Aturan jarak sosial tidak dihormati. Selama musim panas swab test ditingkatkan hingga 3 persen. Prancis pun tidak merencanakan lagi melakukan penguncian (lockdown) kendati jumlah warga yang terinfeksi meningkat. Prancis akan menerapkan tindakan skala lokal dianggap lebih baik.

baca juga: Korban Jiwa telah Lebih 800 Ribu Orang

Saat ini ada 4.709 orang dirawat di rumah sakit di Prancis dengan infeksi virus korona, sementara 383 dalam perawatan intensif, kata otoritas kesehatan. Satu kematian lagi tercatat pada Minggu, sehingga jumlah total kematian karena covid-19 orang yang menderita covid-19 di Prancis menjadi 30.513.

"Covid-19 yang menyebar sama dan telah menewaskan 30.000 orang Prancis. Hanya profil pasien yang berubah, mereka lebih muda dan gejala lebih sedikit," ujarnya seperti dikutip AFP. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya