Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Otoritas kesehatan Korea Selatan memperingatkan pada Jumat (21/8)) bahwa akan ada penambahan infeksi covid-19 di Seoul. Ancaman ini akan terjadi setelah ribuan orang menghadiri rapat umum kelompok politik konservatif pekan lalu.
Lonjakan kasus covid-19 juga terjadi di antara anggota gereja. Bahkan beberapa di antaranya juga menghadiri rapat umum. Akibatnya, para pejabat mengatakan lebih banyak orang yang harus diuji untuk mencegah wabah covid-19 yang kian tidak terkendali.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 324 kasus baru covid-19 pada Kamis tengah malam, sehingga total kasus covid-19 negara itu menjadi 16.670. Lalu, ada 309 kematian. Ini angka harian tertinggi sejak 8 Maret.
"Situasi saat ini sangat serius," kata Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip.
Pemerintah berusaha mengumpulkan nama semua orang yang menghadiri rapat umum. Selain itu, pemerintah juga mencari nama-nama pengemudi yang mengantar para peserta dari provinsi.
Sejauh ini, penyelidik kesehatan dan polisi telah memperoleh data lokasi ponsel dari setidaknya 12.000 orang yang berada di daerah tersebut. "Kami juga berusaha meyakinkan gereja untuk menyerahkan daftar lengkap anggotanya," ujar Kim.
Korea Selatan adalah salah satu negara pertama di luar Tiongkok yang mengalami penyebaran eksplosif virus covid-19. Namun, tindakan pelacakan dan pengujian intensif telah mengendalikan infeksi covid-19 dan menurunkan serangkaian lonjakan kasus covid-19 berikutnya.
Baca juga: Dituding tidak Transparan, Rusia Publikasikan Data Riset Sputnik V
Di Seoul dan beberapa kota sekitarnya, pemerintah telah memberlakukan kembali aturan jarak sosial, termasuk membatasi pertemuan besar, dan melarang pertemuan gereja secara langsung. Selain itu, klub malam, bar, karaoke, restoran yang menyajikan makanan secara prasmanan dan kafe ditutup.
Untuk minggu ketiga berturut-turut, ribuan dokter Korea Selatan melakukan aksi mogok pada hari Jumat. Mereka memprotes rencana pemerintah untuk melatih dokter baru.
Pemerintah berencana menambah jumlah mahasiswa kedokteran sebanyak 4.000 selama 10 tahun ke depan. Menurut pemerintah, mereka perlu lebih bersiap menghadapi krisis kesehatan masyarakat seperti pandemi virus covid-19.
Namun, Asosiasi Medis Korea (KMA), yang mengatur aksi protes berpendapat bahwa negara tersebut sudah memiliki lebih dari cukup dokter. (CNA)
Korea Selatan raih status prioritas utama pasokan minyak UEA di tengah krisis energi 2026. 24 juta barel dikirim via rute alternatif.
Pemerintah Korea Selatan menyelidiki 1.868 penjualan tiket ilegal konser reuni BTS. Polisi dilibatkan untuk memberantas calo dan melindungi penggemar.
LUMINA resmi debut dengan single 안녕, Bintang (Hello, Bintang). Grup hybrid Indonesia-Korea ini usung konsep Magical High-teen dan inklusivitas.
Riset Travel Pulse Klook mengungkap Jepang, Korea, dan Tiongkok jadi primadona musim semi 2026.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved