Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BEIJING berusaha meyakinkan Eropa kalau pihaknya tidak akan membuat perpecahan dan menyerukan benua biru untuk tetap independen dalam menangani hubungan luar negerinya. Pernyataan itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio melalui panggilan video pada Rabu (29/7) atau Kamis WIB.
Dikutip South China Morning Post (SCMP), Beijing terus meningkatkan keterlibatannya dengan Eropa dan berusaha untuk mencegah blok tersebut tidak berpihak pada AS. Komentar Wang terbaru terkait serangkaian peringatan kepada mitra Eropa, termasuk Inggris, Prancis dan Jerman, agar tidak terpengaruh tekanan AS.
"(Tiongkok) berharap bahwa pihak Eropa akan mematuhi otonomi strategis dan melanjutkan dari sisi fundamentalnya sendiri, kepentingan jangka panjang dan menjunjung tinggi sikap objektif, adil dan positif dalam hubungan dengan Tiongkok," kata Wang seperti dilansir SCMP.
Wang juga meminta Eropa untuk waspada terhadap negara-negara tertentu yang menghasut oposisi ideologis. Lantaran Beijing menilai hal itu hanya untuk kepentingan nasional mereka tanpa memperhatikan hubungan yang sudah dibangun.
Menurut laporan Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Di Maio mengatakan kepada Wang bahwa Italia bersedia memainkan peran penghubung dalam urusan internasional. Italia akan memperluas hubungan Tiongkok-UE.
Di Maio juga berterima kasih kepada Tiongkok karena membantu pasokan medis ke Italia terkait pandemi Covid-19 global.
Menanggapi tekanan AS terhadap sekutunya di Eropa, Beijing menilai sebagai upaya meningkatkan konfrontasi ideologis. AS bergerak cepat untuk merangkul negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman.
"Beberapa pasukan anti-Tiongkok di Amerika telah dengan sengaja menciptakan konfrontasi ideologis dan secara terbuka mengancam negara-negara lain untuk memihak," kata Wang.
Untuk itu, Beijing berharap Eropa akan tetap independen terkait ketegangan Tiongkok-AS. Sehingga, hubungan kerja sama tidak terganggu, sebab Tiongkok selalu siap membalas tindakan dari negara manapun yang mencampuri urusan dalam negerinya.(OL-13)
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Sebuah meteorit jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman, usai ledakan bola api terlihat di langit Eropa. Tidak ada korban jiwa, peneliti mulai kumpulkan fragmen.
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
India adalah pembeli LNG terbesar keempat di dunia dan sangat bergantung pada Timur Tengah untuk impornya.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Tiongkok merespons permintaan Donald Trump terkait pengamanan Selat Hormuz. Beijing desak penghentian operasi militer dan fokus pada stabilitas ekonomi global.
Pada 9 Maret 2026, Hotel Ciputra Jakarta secara resmi menerima sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Agen Perjalanan asal Tiongkok, Ctrip.
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan bahwa Tiongkok akan terus mendukung upaya perdamaian global serta menghormati kebebasan beragama di seluruh dunia.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Menlu Tiongkok Wang Yi kecam perang di Timur Tengah dan desak AS kelola hubungan bilateral. Beijing tegaskan aliansi dengan Rusia tetap kokoh di tengah krisis global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved