Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
WASHINGTON DC meminta kepada orang-orang yang turut berpartisipasi dalam aksi protes menentang kebrutalan polisi dan rasisme sistematis di AS untuk menjalani tes virus korona baru atau covid-19.
Distrik federal bersama dengan sejumlah daerah lain, termasuk Boston, Dallas dan negara bagian New York, meminta pengunjuk rasa untuk melakukan pengujian. Pasalnya, aksi protes yang menarik ribuan orang tersebut berlangsung di tengah pandemi yang telah menginfeksi hampir 2 juta orang Amerika dan membunuh sekitar 112.000 orang.
"Jika Anda khawatir telah terpapar saat berada di komunitas atau di salah satu demonstrasi, kami meminta Anda untuk diuji, antara tiga dan lima hari, tidak lebih cepat," kata Wali Kota Distrik Federal, Muriel Bowser, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (11/6).
Distrik tersebut mendorong pengunjuk rasa untuk memantau diri sendiri dari tanda dan gejala penyakit pernapasan. Mereka juga dianjurkan untuk bekerja dari rumah, jika memungkinkan selama 14 hari dan membatasi pergerakan mereka.
Baca juga: Usai Kawal Aksi Protes Floyd, Garda Nasional AS Positif Covid-19
Ibu kota AS telah meningkatkan ketersediaan pengujian gratis, termasuk menawarkan tes covid-19 di stasiun pemadam kebakaran pada malam hari dan akhir pekan.
Seruan bagi pengunjuk rasa untuk melakukan pengujian datang karena beberapa ahli kesehatan masyarakat, termasuk ahli penyakit menular AS Anthony Fauci, memperingatkan, demonstrasi bisa menyebabkan lonjakan kasus virus korona.
Sebelumnya diberitakan, Garda Nasional DC melaporkan beberapa pasukannya dinyatakan positif virus korona, meskipun belum diungkapkan berapa banyak anggota yang terinfeksi.
Aksi protes yang dimulai di Minneapolis dan kemudian menyebar ke seluruh negeri bahkan seluruh dunia itu dipicu oleh kematian George Floyd di Minneapolis. Warga Afrika-Amerika itu meninggal setelah seorang petugas polisi kulit putih menekan lututnya ke leher Floyd yang membuat Floyd tidak bisa bernapas.(CNA/OL-5)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved