Rabu 20 Mei 2020, 16:02 WIB

Kasus Perbudakan ABK, Kemlu Tunggu Hasil Investigasi Tiongkok

Nur Aivanni | Internasional
Kasus Perbudakan ABK, Kemlu Tunggu Hasil Investigasi Tiongkok

MI/Duta
Ilustrasi

 

DIREKTUR Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa anak buah kapal (ABK) WNI di kapal ikan berbendera Tiongkok masih dilakukan oleh Tiongkok.

"Kami sudah mendapat konfirmasi bahwa otoritas RRT telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Saat ini masih berjalan proses penyelidikan dan kami mengharapkan dapat update segera dari otoritas RRT," kata Judha dalam press briefing secara virtual, Rabu (20/5).

Baca juga: PP soal Pekerja Migran Segera Diselesaikan

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia telah meminta pemerintah Tiongkok untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap empat kapal ikan berbendera Tiongkok, tempat ABK WNI bekerja di sana. Keempat kapal tersebut adalah kapal Long Xing 629, Long Xing 605, Long Xing 606 dan Tian Yu 8.

Penyelidikan tersebut terkait dengan pelarungan jenazah ABK WNI di laut dan kondisi situasi kerja serta perlakuan kerja di keempat kapal tersebut. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa jika nantinya terbukti ada pelanggaran, otoritas Tiongkok diminta untuk melakukan penegakan hukum secara adil. (OL-4)

Baca Juga

Hector RETAMAL / AFP

Taliban Keluarkan Dekrit Wanita Tidak Boleh Dipaksa Menikah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 14:38 WIB
Pemerintah Taliban Afghanistan mengeluarkan dekrit tentang hak-hak perempuan yang menyatakan bahwa perempuan tidak boleh dianggap...
AFP/US Marshals.

Polisi Cari Orangtua Tersangka Penembakan di Sekolah Michigan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 14:08 WIB
Tidak seperti beberapa negara bagian, Michigan tidak secara hukum mewajibkan pemilik senjata untuk mengamankan senjata api mereka dari...
BERTRAND GUAY/ AFP

Prancis Evakuasi Lebih dari 300 Orang dari Afghanistan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 12:17 WIB
Prancis telah melakukan misi evakuasi di Afganistan dengan membawa 258 warga Afganistan serta 11 Prancis, sekitar 60 warga negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya