Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menuntut Iran menghukum pihak yang bertanggung jawab terhadap insiden jatuhnya pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Ukraina karena secara tak sengaja tertembak rudal angkatan bersenjata Iran.
Zelensky juga memuntut Iran membayar kompensasi kepada keluarga 176 korban jatuhnya pesawat maskapai Ukraina di dekat Bandara Internasional Imam Khomeini tersebut. Selain itu, Ukraina juga menuntut permintaan maaf terbuka Iran.
"Kami mengharapkan Iran membawa yang bersalah kepengadilan," Tulis Zelensky di akun media sosial Facebook seperti dilansir AFP. Ia juga menyerukan Iran untuk membayar Konpensasi dan mengembalikan jasad korban ke keluarga.
Teheran mengakui pada Sabtu, (11/1) bahwa pihaknya secara tidak sengaja menjatuhkan pesawat Ukraine International Airlines (UIA), sehingga menewaskan 176 orang di dalam pesawat pada Rabu, (8/1). Insiden itu terjadi tak lama setelah iran meluncurkan rudal ke pangkalan Amerika Serikat di Iran sebagai respon pembunuhan Komandan Garda revolusi Jenderal Qassem Soleimani.
"Kami berharap penyelidikan akan dilakukan tanpa penundaan yang disengaja dan tanpa halangan," tambah Zelensky.
Baca juga ; Human Error Alasan Militer Iran Tembak Pesawat Ukraina
Ia juga mendesak akses total ke penyelidikan penuh untuk 45 ahli Ukraina, serta mengeluarkan permintaan maaf resmi.
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu, (11/1) telah mengatakan bahwa Teheran sangat menyesali kesalahan yang menghancurkan ini.
Sementara itu, Ketua UIA Yevhenii Dykhne juga memposting dalam sosial media Facebooknya dan mengatakan, "Kami yakin kru kami dan pesawat kami bukan penyebab bencana mengerikan ini, mereka adalah yang terbaik," tulisnya.
Ukraina mengatakan Jumat, (9/11) bahwa para ahli yang dikirim ke Iran telah diberikan akses kotak hitam penerbangan, puing-puing dari pesawat, lokasi kecelakaan dan rekaman percakapan antara pilot dan menara pengawas bandara.
Kantor berita Iran, IRNA menerbitkan pernyataan dari militer yang mengatakan bahwa Boeing 737 disalahartikan sebagai pesawat musuh pada saat ancaman berada pada tingkat tinggi.
Teheran juga telah mengundang Amerika Serikat, Ukraina, Kanada, dan lainnya untuk bergabung dalam penyelidikan kecelakaan.
baca juga : Iran Tantang Bukti Pesawat Ukraina Dihantam Rudal
Diketahui, mayoritas penumpang pada UIA dengan nomor penerbangan PS752 dari Teheran menuju Kyiv merupakan warga negara ganda Iran-Kanada serta warga negara Ukraina, Afghanistan, Inggris, dan Swedia.
Banyak pula warga Kyiv yang membandingkan kecelakaan itu dengan jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 silam, yang menewaskan 298 orang dibagian timur Ukraina tempat separatis Pro-Rusia memerangi pasukan pemerintah.
Saat itu, Moskow membantah temuan para penyelidik international bahwa misil BUK Rusia mengenai penerbangan Malaysia.
"Iran telah menunjukan dirinya lebih beradab dari Rusia," tulis anggota parlemen Ukraina pro-barat Volodymyr Ariev dalam akun Facebooknya.
"Teheran telah mengakui kesalahannya dalam tiga hari, sementara Rusia terus berusaha untuk keluar dari masalah itu," imbuhnya. (AFP/OL-7)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved