Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) Iklim atau UNFCCC COP25 yang ditutup di Madrid, Spanyol, Minggu (15/12), berakhir dengan kesepakatan kompromi dan tanpa komitmen besar.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyesalkan hasil pertemuan tersebut. Ia mengatakan masyarakat internasional kehilangan kesempatan untuk bertindak.
Pelaksanaan konferensi yang menghabiskan waktu hampir dua minggu itu hanya berakhir dengan kompromi yang diperoleh dengan susah payah dari negara-negara atas rencana memerangi pemanasan global. Hal tersebut pun jauh dari apa yang diungkap dalam penelitian ilmiah tentang perubahan iklim.
"Saya kecewa dengan hasil COP25," kata Guterres.
"Komunitas internasional kehilangan kesempatan penting untuk menunjukkan ambisinya pada mitigasi, adaptasi dan keuangan dalam mengatasi krisis iklim," tegasnya.
Baca juga: Demo Warnai Perhelatan COP25
Negara tuan rumah mengungkapkan deklarasi akhir KTT terkait kebutuhan mendesak akan komitmen pengurangan karbon sesuai tujuan perjanjian Paris dan membatasi suhu di bawah dua derajat Celcius.
"Hari ini, warga dunia meminta kita untuk bergerak lebih cepat dan lebih baik," kata Menteri Lingkungan Cile dan Presiden COP25 Carolina Schmidt pada pleno penutupan.
Namun, utusan iklim untuk Kepulauan Marshall, Tina Eonemto Stege, mengecam respons yang mengemuka selama KTT. Negaranya, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi ancaman nyata terkait kenaikan permukaan air laut.
"Sayangnya, teks baru yang kami adopsi pagi ini tidak mencerminkan apapun dari yang kita inginkan, sungguh tidak memadai dan kami menyesal negara-negara tidak dapat menyetujui teks yang lebih ambisius," kata Stege.
Kepentingan
Sementara itu, usai setahun dilanda cuaca ekstrem yang mematikan dan protes dari jutaan orang muda, negosiator di Madrid mengaku berada dalam tekanan untuk menyampaikan bahwa pemerintah di negaranya bersedia melipatgandakan upaya memerangi perubahan iklim.
Pertemuan terkait iklim kadang hampir runtuh ketika negara pencemar yang kaya raya dan memiliki kekuatan berpengaruh tidak juga mendapat titik temu dengan negara yang rentan perubahan iklim.
Negosiator dari sekitar 200 negara yang datang ke Madrid bertujuan menyelesaikan buku aturan perjanjian Paris 2015 yang memerintahkan negara-negara untuk membatasi kenaikan suhu global hingga di bawah dua derajat celcius.
"Pemain-pemain besar di Madrid tidak memenuhi harapan," kata CEO European Climate Foundation (ECF) dan salah satu perumus Perjanjian Paris, Laurence Tubiana.
"Tetapi berkat aliansi progresif negara-negara pulau kecil, Eropa, Afrika dan negara-negara Amerika Latin, kami memperoleh hasil terbaik, di luar kehendak pencemar besar," kritiknya.
Sedangkan, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyalahkan negara-negara kaya.
"Saya ingin tahu apakah ada sebuah resolusi bagi Eropa untuk dihutankan kembali (wilayahnya) atau hanya akan terus mengganggu Brasil?" tanyanya.
Bolsonaro banyak dikritik karena melonggarkan pembatasan supaya bisa mengeksploitasi kekayaan Amazon yang luas, mengarah pada percepatan deforestasi.
Para pegiat sangat berharap perkembangan seperti aksi protes, sains yang tak terbantahkan dan badai mematikan serta kebakaran hutan di tahun 2019 akan menggerakkan pemerintah untuk melipatgandakan upaya menangkal perubahan iklim.
Tetapi ambisi dari kekuatan besar sebagian besar gagal terwujud.
"Sebagian besar negara-negara penghasil emisi terbesar di dunia tidak beraksi dan menolak seruan untuk meningkatkan ambisi mereka," kata direktur strategi dan kebijakan di Union of Concerned Scientists yang juga aktivis lingkungan selama 28 tahun, Alden Meyer.(AFP/OL-5)
Sebuah penyelidikan independen PBB tentang pelanggaran hak asasi manusia di Iran telah mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap negara tersebut
Anak-anak harus dilindungi dari perang, tambah komite tersebut, sebuah badan yang terdiri dari 18 pakar independen yang memantau implementasi Konvensi Hak-Hak Anak.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara Teluk guna menekan eskalasi konflik di Timur Tengah.
PBB menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Melania Trump mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin Dewan Keamanan PBB, mengusung misi perdamaian lewat pendidikan di tengah konflik.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
Ilmuwan mengungkap penyebab zona gelap di lapisan es Greenland. Debu kaya fosfor memicu pertumbuhan alga yang mempercepat pencairan es akibat perubahan iklim.
Peneliti menemukan bahwa kenaikan kadar CO2 di atmosfer mulai mengubah kimia darah manusia, termasuk kenaikan bikarbonat yang signifikan.
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved